Kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) ini diserbu antusiasme ratusan warga yang datang dari Samarinda hingga Tenggarong.
Ketua PERDAMI Kaltim-Kaltara, Eka Falintina menyampaikan, ini merupakan wujud kepedulian nyata para tenaga medis spesialis dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan mata secara langsung kepada masyarakat.
“Ini adalah kepedulian kami terhadap bagaimana memberikan pelayanan mata dan meningkatkan pelayanan mata pada masyarakat secara langsung,” kata Eka.
Sebanyak 20 dokter spesialis mata dari berbagai daerah di Kaltim seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Tenggarong dikerahkan untuk memberikan konsultasi dan pemeriksaan.
Eka menjelaskan, aksi sosial ini merupakan agenda tahunan PERDAMI. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa dipusatkan di Kantor Gubernur Kaltim. Ia berharap sinergi dan dukungan dari pemerintah daerah dapat terus berkelanjutan demi menjangkau lebih banyak warga.
Apalagi, lanjut dia, manfaat pemeriksaan tidak terbatas pada penerima bantuan kacamata gratis. Warga yang belum berkesempatan mendapatkan kacamata tetap memperoleh edukasi serta gambaran akurat mengenai kondisi penglihatan mereka.
“Paling tidak mereka tahu kondisi penglihatan mereka,” katanya.
Eka mengaku terkejut melihat tingginya animo masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi. Meski antrean sempat membludak, panitia disebut tetap memberikan pengertian agar alur pelayanan tetap berjalan tertib. Lokasi Balai Kota yang lebih lapang ketimbang tahun lalu turut membantu mengurai penumpukan peserta.
Melalui peringatan World Sight Day ini, PERDAMI berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan indra penglihatan serta rutin melakukan deteksi dini.
“Tentunya diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat luas dan mendorong kesadaran masyarakat untuk memeriksakan mata secara berkala,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Kegiatan yang diselenggarakan untuk memperingati Hari Penglihatan Sedunia (World Sight Day) ini diserbu antusiasme ratusan warga yang datang dari Samarinda hingga Tenggarong.
Ketua PERDAMI Kaltim-Kaltara, Eka Falintina menyampaikan, ini merupakan wujud kepedulian nyata para tenaga medis spesialis dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan mata secara langsung kepada masyarakat.
“Ini adalah kepedulian kami terhadap bagaimana memberikan pelayanan mata dan meningkatkan pelayanan mata pada masyarakat secara langsung,” kata Eka.
Sebanyak 20 dokter spesialis mata dari berbagai daerah di Kaltim seperti Samarinda, Balikpapan, Bontang, dan Tenggarong dikerahkan untuk memberikan konsultasi dan pemeriksaan.
Eka menjelaskan, aksi sosial ini merupakan agenda tahunan PERDAMI. Pada tahun sebelumnya, kegiatan serupa dipusatkan di Kantor Gubernur Kaltim. Ia berharap sinergi dan dukungan dari pemerintah daerah dapat terus berkelanjutan demi menjangkau lebih banyak warga.
Apalagi, lanjut dia, manfaat pemeriksaan tidak terbatas pada penerima bantuan kacamata gratis. Warga yang belum berkesempatan mendapatkan kacamata tetap memperoleh edukasi serta gambaran akurat mengenai kondisi penglihatan mereka.
“Paling tidak mereka tahu kondisi penglihatan mereka,” katanya.
Eka mengaku terkejut melihat tingginya animo masyarakat yang memadati lokasi acara sejak pagi. Meski antrean sempat membludak, panitia disebut tetap memberikan pengertian agar alur pelayanan tetap berjalan tertib. Lokasi Balai Kota yang lebih lapang ketimbang tahun lalu turut membantu mengurai penumpukan peserta.
Melalui peringatan World Sight Day ini, PERDAMI berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan indra penglihatan serta rutin melakukan deteksi dini.
“Tentunya diharapkan kegiatan ini memberikan manfaat luas dan mendorong kesadaran masyarakat untuk memeriksakan mata secara berkala,” pungkasnya.
Editor: Erwin