Kostum itu secara konsisten dipakai Maguire dalam film arahan Sam Raimi tersebut dan jadi setelan yang ditampilkan dalam banyak adegan sehingga meningkatkan nilainya.
Itu juga adalah setelan pertama yang dikenakan Maguire yang dilelang oleh Propstore, yang dianggap langka dan sangat dicari oleh para kolektor.
James Acheson, perancang kostum pemenang Academy Award yang terkenal, bertanggung jawab untuk mengawasi tim FrontLine Designs dalam menciptakan kostum tersebut.
Versi ikonik ini mencerminkan peningkatan yang dibuat untuk Spider-Man 2 , termasuk warna jaring biru yang lebih gelap, siluet otot yang lebih ramping, lensa mata yang sedikit lebih kecil, dan lambang dada yang lebih besar.
Kostum ini juga dirancang sebagai kostum one-piece berbahan spandeks elastis merah dan biru dengan sepatu bot terintegrasi. Lapisan dalamnya diperkuat dan diberi tanda "3.s", sebuah sebutan kostum yang menghubungkannya dengan Spider-Man 3.
Topeng yang digunakan dalam film itu merupakan hasil karya desain dengan bahan spandeks yang terdapat cangkang plastik ringan dilapisi busa lembut di sekitar hidung dan rahang, memberikan tengkorak bentuk yang lebih ramping berkat panel jala yang dipotong dan terintegrasi di sepanjang rahang bawah. Topeng juga dilengkapi sepasang lensa yang dapat diganti-ganti, memberikan tampilan khas pada mata Spider-Man.
Hanya saja sampai saat ini belum dijelaskan berapa harga yang dilepas untuk pembeli dalam lelang nanti, namun untuk topeng Spider-Man saja diperkirakan mencapai $100.000 dan $200.000, setara dengan Rp1,7 Juta hingga Rp3,2 Juta.
Selain memorabilia Spider-Man, benda-benda lain yang dilelang terdapat karya-karya legendaris dari produksi film dan televisi diantaranya HAL 9000 yang digunakan dalam film 2001: A Space Odyssey, tongkat yang digunakan oleh karakter Alex dalam film A Clockwork Orange karya Stanley Kubrick, dan penyembur api M240 yang digunakan oleh Ripley dalam film Alien: The Eighth Passenger (1979)
Editor: Aspian Nur