Tak hanya G6S, hadir pula para penabuh drum usia muda yang tergabung dalam Ikatan Drummer (ID) Kalimantan Timur diketuai Dayat, yang memeriahkan panggung hiburan dan live music di MLG.
Marveen, Ketua G6S kepada Korankaltim.com menjelaskan, kehadiran mereka selain berkolaborasi dengan ID Kaltim juga memberikan hiburan kepada masyarakat terutama pecinta musik di Kota Tepian.
“Kami sangat senang diajak berkolaborasi dengan ID Kaltim di acara ini, apalagi ada Pak Hadi Mulyadi, setidaknya jadi kesempatan kami memperkenalkan diri mengenai keberadaan G6S karena kami tahu Pak Hadi senang musik dan bisa bernyanyi juga bermain drum,” kata Marveen.
G6S sendiri setelah rehat selama puasa Ramadan 1444 Hijriyah lalu anggotanya kembali eksis bermain gitar pada acara-acara yang berlangsung di beberapa tempat terutama di mal. Beberapa waktu lalu mereka meramaikan Samarinda Central Plaza (SCP) pada hari kedua Lebaran.
“Yang pasti kami akan terus memberikan hiburan kepada masyarakat melalui permainan gitar dan anggota G6S juga senang karena memiliki wadah untuk menyalurkan kemampuan mereka disela-sela kesibukan sehari-hari,” ucap Marveen.
Pada kegiatan di MLG tersebut, anggota G6S diantaranya Andi Alvin, Gian Martian, Agung Irfandy Azies, Hady Wijaya, Sendi Darma, Moammar Achmad Reva, Agus Yuliantoro, Gunawan Chandra Kusuma dan gitaris lainnya satu persatu unjuk kebolehan memainkan dua lagu yang diharmonisasikan dalam petikan gitar.
Hadi Mulyadi dan Sarwono yang hadir juga merasa senang dan ikut bernyanyi diiringi G6S. Khusus untuk Hadi Mulyadi, selain bernyanyi, orang nomor dua di Benua Etam itu juga memperlihatkan kemampuannya menabuh drum.
“Saya sangat senang bisa hadir pada acara ini. Sebuah awal yang baik, kolaborasi ID Kaltim bersama gitaris di Samarinda memberikan hiburan untuk masyarakat Samarinda,” ujar Hadi yang juga pembina ID Kaltim ini.
Diharapkan Hadi keberadaan G6S dan ID Kaltim bisa jadi motivasi anak-anak muda di Benua Etam untuk menyalurkan hobi melalui bermusik khususnya bermain drum dan gitar.
Editor: Aspian Nur