Terpilihnya Abdul Rasid secara aklamasi menunjukkan adanya kesamaan pandangan para alumni untuk menjadikan IKA Febis sebagai wadah bersama yang mampu memperkuat silaturahmi sekaligus membangun kontribusi nyata bagi almamater dan daerah.
Mubes tersebut dibuka secara resmi Rektor Unikarta Prof. Ince Raden. Hadir dalam kegiatan itu Direktur Pascasarjana Unikarta Prof. Jonatan Palingi, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Sabran, mantan Rektor Unikarta Erwinsyah, para dosen serta alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unikarta.
Usai terpilih, Abdul Rasid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menilai amanah tersebut bukan sekadar jabatan organisasi, melainkan tanggung jawab untuk menyatukan potensi alumni Febis Unikarta.
“Ini adalah amanah yang diberikan teman - teman alumni. Tentu saya berterima kasih atas kepercayaan ini dan siap menjalankan tanggung jawab tersebut sebaik-baiknya,” kata Abdul Rasid kepada Korankaltim.com, Minggu (4/10/2026).
Menurut Politikus Golkar ini, IKA Febis harus menjadi rumah bersama bagi seluruh alumni. Karena itu, komunikasi dan silaturahmi antarlulusan perlu terus diperkuat agar potensi yang dimiliki para alumni dapat dihimpun dan diarahkan pada kegiatan yang memberikan manfaat.
“Yang paling penting adalah bagaimana kita menyatukan alumni. Kita ingin IKA Febis ini menjadi wadah silaturahmi, komunikasi dan kolaborasi,” ujarnya.
Abdul Rasid juga menilai alumni memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan almamater. Pengalaman dan kompetensi yang dimiliki alumni di berbagai bidang dapat menjadi bagian dari kontribusi untuk Unikarta.
Ia berharap kepengurusan IKA FEBIS ke depan dapat membangun komunikasi yang baik dengan pihak universitas, fakultas, dosen maupun mahasiswa.
“Alumni tidak boleh hanya berkumpul ketika ada kegiatan organisasi. Kita harus bisa memberikan kontribusi, baik untuk almamater maupun untuk masyarakat dan daerah,” tegasnya.
Sebagai Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid juga melihat pentingnya membangun jejaring alumni yang mampu menjadi mitra dalam mendorong pengembangan sumber daya manusia dan perekonomian daerah.
Menurutnya, latar belakang pendidikan ekonomi dan bisnis yang dimiliki para alumni merupakan modal penting untuk mengambil peran dalam berbagai sektor pembangunan.
“Kita ingin potensi alumni bisa dimanfaatkan untuk hal-hal yang positif. Banyak alumni yang memiliki pengalaman di dunia usaha, pemerintahan maupun bidang lainnya. Ini yang harus kita satukan,” harapnya.
Mubes IKA FEBIS II sekaligus menjadi momentum untuk menyusun arah organisasi ke depan. Dengan kepemimpinan baru, Abdul Rasid berharap IKA FEBIS dapat berkembang menjadi organisasi alumni yang aktif, solid dan memiliki program kerja yang menyentuh kebutuhan anggota serta almamater.
Ia juga mengajak seluruh alumni untuk bersama-sama membangun organisasi tersebut. Dengan terpilihnya Abdul Rasid secara aklamasi diharapkan menjadi awal penguatan kembali peran IKA Febis Unikarta sebagai jejaring alumni yang tidak hanya menjaga hubungan dengan almamater, tetapi juga mengambil bagian dalam pembangunan dan pengembangan sumber daya manusia di Kutai Kartanegara.
“Saya tidak bisa berjalan sendiri. Ini organisasi kita bersama. Karena itu, dukungan dan keterlibatan seluruh alumni sangat diperlukan agar IKA FEBIS bisa memberikan manfaat yang lebih besar,” pungkasnya. (adv)