Technical Meeting menjadi tahapan penting untuk memastikan peserta memahami aturan, mekanisme, hingga teknis pelaksanaan masing-masing perlombaan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk menyamakan persepsi antara panitia dan peserta sebelum perlombaan dimulai.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Akhmad Rifanie mengatakan, pihaknya ingin seluruh peserta memiliki pemahaman yang sama terkait ketentuan dan teknis perlombaan, sehingga pelaksanaannya nanti dapat berjalan tertib dan lancar.
“Tiga cabang yang dipersiapkan dalam rangkaian tersebut yakni Lomba Kuliner Khas Kutai, Lomba Vlog Promosi Erau, dan Lomba Musik Tingkilan,” ujarnya, Kamis (8/10/2026).
Ketiga perlombaan itu tidak hanya diarahkan sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi generasi muda dan pelaku ekonomi kreatif untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Kutai.
Pihaknya berharap peserta tidak sekadar mengikuti perlombaan, tetapi juga mampu menghadirkan karya yang ikut memperkenalkan seni, budaya, dan potensi pariwisata kepada masyarakat luas.
Untuk jadwal pelaksanaan, Lomba Musik Tingkilan akan digelar pada Sabtu (10/10/2026) malam. Sementara Lomba Kuliner Khas Kutai dijadwalkan berlangsung Senin (12/10/2026) mulai pukul 09.00 WITA. Adapun Lomba Vlog Promosi Erau berlangsung selama empat hari, mulai 9 hingga 12 Oktober 2026.
Pelaksanaan berbagai lomba itu menjadi bagian dari semangat Erau Adat Pelas Benua Kutai Timur 2026 dengan mengusung semangat “Adat Lestari, Tuah Benua Etam Berjaya”.
Rangkaian lomba tersebut diharapkan dapat memperkuat semangat pelestarian budaya sekaligus membuka ruang kreativitas bagi masyarakat dalam mendukung promosi pariwisata daerah. Mendorong kreativitas masyarakat dan ekonomi kreatif.
“Erau kami harapkan bukan hanya menjadi kegiatan seremonial tetapi juga menjadi momentum untuk menjaga warisan budaya,” pungkasnya. (Adv)
Editor: Erwin