Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadirkan Arbizz Space sebagai ruang publik yang memadukan aktivitas masyarakat, kreativitas, budaya dan pengembangan bisnis.
2 menit baca9 kali dibaca

Penulis: Muhammad Heriansyah
KORANKALTIM.COM, TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menghadirkan Arbizz Space sebagai ruang publik yang memadukan aktivitas masyarakat, kreativitas, budaya dan pengembangan bisnis.
Konsep tersebut diperkenalkan secara resmi bersamaan dengan peluncuran aplikasi KukarGO oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri di Taman Pujasera Tenggarong, Sabtu (3/10/2026) malam.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kukar Muhammad Reza menjelaskan, nama Arbizz Space merupakan akronim dari Aktivasi, Rekreasi, Budaya dan Bisnis Kutai Kartanegara.
“Arbizz Space merupakan akronim dari Aktivasi, Rekreasi, Budaya, dan Bisnis Kutai Kartanegara. Konsep ini dirancang tidak hanya sebagai fasilitas fisik, tetapi juga mempresentasikan visi untuk menghadirkan ruang publik yang inklusif,” kata Reza dalam pemaparannya sebelum launching secara resmi oleh Bupati.
Menurutnya, Arbizz Space dirancang untuk mendukung pemberdayaan ekonomi, pelestarian budaya lokal serta memenuhi kebutuhan aktivitas masyarakat.
Ruang tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan kreatif, inovatif dan produktif, termasuk seni, olahraga serta aktivitas pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Di sisi lain, Arbizz Space juga menyediakan ruang publik yang nyaman dan aman bagi masyarakat untuk berekreasi, bersantai serta berinteraksi.
Aspek budaya menjadi bagian penting dalam konsep tersebut. Identitas, nilai dan kekayaan budaya lokal diharapkan tetap menjadi fondasi karakter kawasan sehingga memiliki ciri khas sekaligus daya saing.
Yang tidak kalah penting, Arbizz Space disiapkan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil dan menengah untuk berinovasi, membangun jejaring serta meningkatkan daya saing bisnis.
“Arbizz Space menjadi wadah yang representatif dan fleksibel untuk menampung berbagai aktivitas masyarakat secara berkelanjutan,” jelas Reza.
Dengan konsep tersebut, keberadaan ruang publik tidak hanya diarahkan sebagai tempat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Arbizz Space juga memiliki keterkaitan erat dengan KukarGO yang diluncurkan pada kesempatan yang sama.
Jika Arbizz Space menjadi etalase fisik dan ruang interaksi bagi pelaku UMKM, KukarGO menjadi etalase digital yang membantu memperluas promosi dan akses pasar produk lokal.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menegaskan keterhubungan keduanya menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem UMKM yang lebih terpadu.
Dalam peluncuran tersebut, Aulia bersama jajaran juga meninjau langsung lapak UMKM yang berada di kawasan Arbizz Space.
“Kehadiran Arbizz Space diharapkan membuka lebih banyak ruang bagi pelaku UMKM, komunitas kreatif dan masyarakat untuk berkolaborasi, sekaligus memperkuat aktivitas ekonomi lokal di Kutai Kartanegara,” tukas Reza.






75 kali dibaca

69 kali dibaca

Pusat gempa berada di laut 61 km selatan Kab. Sukabumi
04 Okt 2026, 08:31:56 WIB • Kedalaman 36 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG