“Kondisi sungai-sungai di Bontang sudah
meluap, untuk di wilayah Guntung menurut warga, air sudah naik setengah
betis, sekitar pukul 12 malam tadi, dan Subuh tadi sudah naik sekitar 40
cm,” ujar Ahmad Yani, Minggu (4/4).

Di
wilayah Guntung, yang terkena dampak ada di RT 11, 12, 13 dan 14. “Yang
paling parah di Jl Tari Enggang, air sampai ke paha orang dewasa tapi
sekarang airnya sudah mulai bertahan, saat ini kami juga telah
mengevakuasi warga RT 22 wilayah Sidrap, karena air mulai naik,”
ujarnya.
Selain Guntung dan Sidrap, menurut Yani, wilayah yang
menjadi langganan banjir juga terjadi di Gunung Telihan, dan ketinggian
air mencapai 45 cm. Sementara di Jalan Imam Bonjol, dikatakan Yani,
warga setempat sudah menutup jalan, agar tidak bisa dilalui kendaraan,
agar air tidak masuk ke dalam rumah warga akibat dilalui kendaraan.
“Air
sungai di Jembatan km.5 Bontang-Samarinda, sudah meluap dan hampir
mencapai titik dasar. Saat ini, anggota BPBD sudah kami siap siagakan di
beberapa titik, yakni di Guntung, Sidrap, Telihan, Jembatan Km.5, Jalan
Imam Bonjol dan juga di Pulau Beras Basah, karena hari Minggu biasanya
akan banyak para wisatawan ke sana,” ujar Yani, yang mengaku tidak ada
hari libur bagi anggota BPBD, dan semua anggota BPBD sebanyak 42 orang
seluruhnya turun ke lapangan termasuk dirinya, memantau kondisi banjir
dan wisata Pulau Basah.
Penulis : Cholisoh
Editor : Bambang Irawan