Utang Pemerintah Bertambah Rp 45 Triliun Selama Agustus
2 menit baca807 kali dibaca

JAKARTA - Pembiayaan APBN-P 2017 masih didukung oleh peran utang Pemerintah Pusat. Penambahan utang neto selama bulan Agustus 2017 tercatat sejumlah Rp 45,81 triliun. Utang tersebut berasal dari penarikan pinjaman sebesar Rp 2,87 triliun (neto) dan penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp 42,94 triliun (neto).
Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan Robert Pakpahan mengatakan, tambahan pembiayaan utang tersebut memungkinkan kenaikan belanja produktif di bidang pendidikan, infrastruktur, kesehatan, transfer ke daerah dan dana desa, serta belanja sosial. ‘’Hingga akhir bulan Agustus 2017, utang Pemerintah Pusat berjumlah Rp 3.825,79 triliun, terdiri dari SUN sebesar Rp 2.563,24 triliun (67,0 persen), SBSN sebesar Rp 524,71 Triliun (13,7 persen), dan pinjaman sebesar Rp737,85 triliun (19,3 persen),’’ kata dia, dalam siaran persnya, Kamis (21/9).










