Anggota Tim Riset Elektronik Bike (e-Bike), Haris Altamitra menerangkan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) sudah lama memiliki sepeda gowes listrik. Kemunculan sepeda ini tak terlepas dari keadaan pengguna sepeda yang biasanya hanya dapat menggunakannya pada jarak dekat sampai menengah.
“Sepeda biasa biasanya bisa menanggung beban jarak sekitar lima sampai 10 kilometer,” ujar Mahasiswa FT UB ini saat ditemui belum lama ini.
Menurut Haris, jarak tempuh dekat nyatanya masih bisa membuat pengguna sepeda kelelahan. Dari situ, dia bersama sejumlah anggota riset lainnya berkeinginan membuat sepeda yang bisa memiliki daya jelajah lebih jauh lagi sehingga mampu membantu beban para pengguna.
Secara rinci, e-Bike memiliki kit yang terdiri dari motor listrik, controller dan baterai lithium ion. Kit itu berfungsi untuk membantu meringankan beban ketika pengguna saat mengayuh sepeda.
Kit ini menggerakkan flywheel dengan rantai sehingga pemakai bisa mengatur gigi belakang dengan medan yang ditempuh untuk mengatur konsumsi mesin secara keseluruhan. (rol)
Anggota Tim Riset Elektronik Bike (e-Bike), Haris Altamitra menerangkan Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) sudah lama memiliki sepeda gowes listrik. Kemunculan sepeda ini tak terlepas dari keadaan pengguna sepeda yang biasanya hanya dapat menggunakannya pada jarak dekat sampai menengah.
“Sepeda biasa biasanya bisa menanggung beban jarak sekitar lima sampai 10 kilometer,” ujar Mahasiswa FT UB ini saat ditemui belum lama ini.
Menurut Haris, jarak tempuh dekat nyatanya masih bisa membuat pengguna sepeda kelelahan. Dari situ, dia bersama sejumlah anggota riset lainnya berkeinginan membuat sepeda yang bisa memiliki daya jelajah lebih jauh lagi sehingga mampu membantu beban para pengguna.
Secara rinci, e-Bike memiliki kit yang terdiri dari motor listrik, controller dan baterai lithium ion. Kit itu berfungsi untuk membantu meringankan beban ketika pengguna saat mengayuh sepeda.
Kit ini menggerakkan flywheel dengan rantai sehingga pemakai bisa mengatur gigi belakang dengan medan yang ditempuh untuk mengatur konsumsi mesin secara keseluruhan. (rol)