KORANKALTIM.COM – Para ilmuwan dunia berhasil mendapatkan lima fosil manusia yang hidup dua ribu tahun silam di Dorset, Inggris.
Jasad kelima manusia itu ditemukan terkubur dalam posisi jongkok bersama dengan hewan pada pemukiman Zaman Besi.
3 menit baca1.674 kali dibaca

KORANKALTIM.COM – Para ilmuwan dunia berhasil mendapatkan lima fosil manusia yang hidup dua ribu tahun silam di Dorset, Inggris.
Jasad kelima manusia itu ditemukan terkubur dalam posisi jongkok bersama dengan hewan pada pemukiman Zaman Besi.
Pemukiman yang juga jadi situs purbakala itu, mencakup rumah bundar dan lubang penyimpanan, ditemukan oleh mahasiswa arkeologi dari Universitas Bournemouth September 2021 lalu.
Pemukiman mereka disebut Duropolis karena dulunya sekitar 100 tahun Sebelum Masehi merupakan pemukiman pertanian yang ramai dan jauh sebelum invasi Romawi ke Inggris karena diduga pemukiman mereka diduduki oleh suku Durotriges.
Selama tiga pekan tim yang terdiri dari 65 mahasiswa itu menggali situs di wilayah Winterborne Kingston, Dorset.
Dalam penggalian mereka menemukan tubuh wanita dan pria serta bagian tubuh hewan di lubang penyimpanan yang awalnya digunakan untuk menyimpan biji-bijian.
Mayat-mayat itu ditemukan dalam posisi berjongkok dalam lubang berbentuk oval dan telah dikubur dengan sendi daging dan mangkuk tembikar yang awalnya berisi minuman “untuk akhirat”, yang menurut para ahli adalah cara sekelompok manusia memberi jasad mereka metode pergi “ke tempat lain” dan lebih dikenal sebagai ritual kematian.
Posisi penguburan berjongkok ini adalah praktik standar pada masa itu, dimulai pada Zaman Perunggu dan berlanjut hingga Zaman Besi.
“Pemakaman di Winterborne Kingston berbaring miring, bagian badan diselipkan. Itu merupakan praktik ritual Durotriges pada saat itu dan dikuburkan dalam kain kafan di samping beberapa persembahan untuk kehidupan setelah kematian,' kata Damian Evans, arkeologi dan kolektor benda bersejarah di Universitas Bournemouth dilansir dari laman Dailymail Sabtu (2/7/2022) hari ini.
Para ahli mengatakan penemuan orang-orang prasejarah yang tinggal di situs tersebut serta barang-barang dari kehidupan sehari-hari mereka memberikan petunjuk baru yang menarik tentang gaya hidup Zaman Besi.
“Kami tahu banyak tentang kehidupan di Inggris selama dan setelah invasi Romawi karena begitu banyak yang telah ditulis,” kata Dr Miles Russell, dari Universitas Bournemouth.
“Tetapi kami tidak memiliki apa pun yang tertulis tentang kehidupan sebelumnya, jawaban tentang bagaimana mereka hidup hanya berasal dari apa yang kami temukan di tanah.” Imbuhnya.
Tim mahasiswa dan staf dari universitas telah melakukan survei dan penggalian situs di daerah setempat selama beberapa tahun.
Pada tahun 2015 mereka menyelesaikan penggalian kota besar Zaman Besi yang mereka beri nama Duropolis, diambil dari nama suku Durotriges yang tinggal di wilayah tersebut.
Pemukiman yang mereka kerjakan hari ini berjarak sekitar setengah mil di sebelah utara Duropolis.
Para arkeolog berharap penemuan baru ini akan membantu mereka memahami lebih banyak tentang praktik keagamaan di masyarakat saat itu.
“Sisa hewan yang kami temukan ditempatkan di dasar lubang akan menyediakan makanan selama berminggu-minggu untuk pemukiman ini, jadi itu adalah pengorbanan yang bagi dewa mereka untuk mengubur begitu banyak di tanah,” jelas Dr Russell.
Di beberapa lubang, bagian-bagian tubuh hewan ditempatkan di atas dan bersama-sama dengan hewan lain, seperti kepala sapi di atas tubuh domba.
“Kami tidak tahu mengapa mereka melakukan ini, bagi kami ini benar-benar aneh, tapi ini adalah wawasan baru yang menarik tentang kepercayaan mereka.” ujarnya.
Mahasiswa arkeologi Nathan Sue telah membersihkan dan melestarikan temuan dari pemukiman, termasuk tembikar, tulang binatang dan barang-barang perhiasan.
"Beberapa temuan paling menarik yang kami gali dari penggalian termasuk cincin yang kami temukan di jari seseorang di pemakaman itu," ujar Nathan.
“Benda itu paduan tembaga, mungkin perunggu dan cincin seusia ini tidak umum,”imbuhnya
Mahasiswa arkeologi lain dari Bournemouth, Sarah Elliot, yang merupakan bagian dari tim penggali, mengatakan: mereka mengetahui orang-orang yang tinggal disana dua ribu tahun yang lalu mengisi lubang penyimpanan. “Kami telah menemukan tembikar, tulang, arang dan batu api. Kami tahu mereka mengubur orang mati disini dan semua anggota badan mereka diartikulasikan, jadi mereka telah ditempatkan di tanah dengan hati-hati, mengubur orang mati dengan cara yang sangat spesifik sehingga mereka sangat dapat diidentifikasi,” jelasnya.
Penggalian akan berlanjut selama seminggu lagi dan tulang manusia akan dianalisis di Universitas Bournemouth sebelum akhirnya dikembalikan ke tanah.
Tim kemudian akan melanjutkan survei dan memindai area Dorset Timur untuk aktivitas pemukiman lebih lanjut yang mereka harapkan dapat mengungkap lebih banyak rahasia tentang kehidupan di Inggris pra-Romawi.
Editor: Aspian Nur






47 kali dibaca

Pusat gempa berada di darat 2 km Barat Kolaka
02 Okt 2026, 18:34:10 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG