Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Massa Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) berhasil merangsek masuk halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Massa Aliansi Gerakan Rakyat Menggugat (Geram) berhasil merangsek masuk halaman Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Rabu (21/10/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka mengusung tema “2 Tahun Prabowo-Gibran: Kaltim Jadi Anak Tiri, Kaltim Jadi Abu di Tanah Sendiri.”
Berdasarkan pantauan wartawan Korankaltim.com di lokasi, massa berkumpul di depan kantor gubernur sebelum memasuki halaman untuk menyampaikan aspirasi. Kehadiran massa dalam jumlah besar membuat aksi tersebut menjadi perhatian di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kaltim.
Aksi tersebut menjadi ruang bagi Aliansi Geram untuk menyuarakan penilaian mereka terhadap kondisi Kaltim selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Tema yang diusung juga menggambarkan kritik massa terhadap posisi daerah penghasil sumber daya alam itu dalam kebijakan pemerintah pusat.
Hingga massa memasuki halaman Kantor Gubernur Kaltim sekitar pukul 16.00 Wita, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud belum terlihat menemui para demonstran.
Massa pun masih menunggu kehadiran kepala daerah tersebut untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan dalam aksi.
Belum diketahui secara pasti berapa lama aksi akan berlangsung maupun apakah Gubernur Kaltim akan menemui perwakilan Geram. Perkembangan situasi di lokasi masih menjadi perhatian di tengah berlangsungnya unjuk rasa.
Editor: Erwin
Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan kritik terhadap dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Mereka mengusung tema “2 Tahun Prabowo-Gibran: Kaltim Jadi Anak Tiri, Kaltim Jadi Abu di Tanah Sendiri.”
Berdasarkan pantauan wartawan Korankaltim.com di lokasi, massa berkumpul di depan kantor gubernur sebelum memasuki halaman untuk menyampaikan aspirasi. Kehadiran massa dalam jumlah besar membuat aksi tersebut menjadi perhatian di kawasan pusat pemerintahan Provinsi Kaltim.
Aksi tersebut menjadi ruang bagi Aliansi Geram untuk menyuarakan penilaian mereka terhadap kondisi Kaltim selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Tema yang diusung juga menggambarkan kritik massa terhadap posisi daerah penghasil sumber daya alam itu dalam kebijakan pemerintah pusat.
Hingga massa memasuki halaman Kantor Gubernur Kaltim sekitar pukul 16.00 Wita, Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud belum terlihat menemui para demonstran.

Massa pun masih menunggu kehadiran kepala daerah tersebut untuk mendengarkan aspirasi yang disampaikan dalam aksi.
Belum diketahui secara pasti berapa lama aksi akan berlangsung maupun apakah Gubernur Kaltim akan menemui perwakilan Geram. Perkembangan situasi di lokasi masih menjadi perhatian di tengah berlangsungnya unjuk rasa.
Editor: Erwin











62 km TimurLaut MALUKUBRTDAYA
21 Okt 2026, 14:44:15 WIB • Kedalaman 96 km
Tidak berpotensi tsunami
Sumber: BMKG