"Momentum silaturahmi dan syukuran hari ini, merupakan awal secara formal mesin partai harus kita gerakkan. DPC di 10 kabupaten/kota, semua sudah bergerak, tidak ada kader Hanura yang mendukung yang lain. Kalau ada berarti itu ilegal. Artinya semua sepakat memenangkan nomor 4," ujar Surpani ditemui usai acara Silaturahmi dan Syukuran Partai Hanura di Kantor DPD Hanura Kaltim kubu OSO Jl A Yani Samarinda, Sabtu (17/2) sore.
Ia bahkan berseloroh, tidak ada dalam politik istilah pengalihan dukungan setelah calon terdaftar di KPU. Menurutnya, hal tersebut justru merugikan Paslon dan merendahkan martabat partai.
"Mengalihkan dukungan itu adalah lelucon politik dan merugikan paslonnya," tukasnya.
Ke depan, ia mengaku akan menertibkan kader atau siapapun yang mengatasnamakan Hanura, dan mendukung Paslon lain.
"Saya tegaskan, yang mendukung paslon selain nomor 4 itu bukan Hanura. Karena yang sah itu yang diakui pemerintah dan terdaftar di KPU, itu kami," ungkapnya.
Sementara itu, ditemui ditempat yang sama. Calon Gubernur Kaltim nomor 4 Rusmadi menjelaskan dirinya tak ingin terlibat mengenai permasalahan internal Hanura. Yang terpenting, kata dia, sampai saat ini Hanura masih memberikan dukungan kepada dirinya.
"Bagi saya nda ada masalah, dan kami yakin akan membawa kemenangan. Itu kan masalah keluarga. Tapi kan Hanura tetap pada posisi mendukung kami. Dalam keluarga, biasa ada yang ngambek. Tentu kami berharap sebagai keluarga besar tetap menjaga kebersamaan," tuturnya.
Penulis : Rusdi
Editor: Firman Hidayat