Para komisioner KPU dan Bawaslu Kaltim terjun langsung mendatangi kampus-kampus yang menjadi latar belakang pendidikan para calon.
Rudiansyah mengaku mendapat tugas mendatangi empat kampus di Surabaya, Jawa Timur.
Empat bakal calon gubernur (cagub) maupun calon wakil gubernur (cawagub) dalam Pilgub Kaltim 2018 pernah mencicipi pendidikan di empat kampus tersebut. Yaitu Sofyan Hasdam di Universitas Airlangga (Unair), Isran Noor di Universitas Dr Soetomo (Unitomo), Nusyirwan Ismail di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Awang Ferdian Hidayat di STIE Artha Bodhi Iswara (ABI). “Sementara ini sesuai ijazahnya,” kata Rudi, Jumat (26/1) kemarin.
Rudi menuturkan, proses penelitian dan verifikasi ijazah dilakukan untuk memastikan kebenaran pendidikan terakhir berikut gelar yang dimiliki para kandidat. KPU memastikan apakah pendidikan terakhir dan gelar tersebut sesuai dengan ijazah yang dimasukkan ke KPU dalam proses pendaftaran bakal pasangan calon (paslon) 8-10 Januari lalu.
“Karena nantinya berkaitan dengan gelar yang mereka gunakan di surat suara yang akan kami cetak,” sebut Rudi.
Penelitian ijazah yang dilakukan penyelenggara pemilu tersebut merupakan bagian dari tahapan verifikasi berkas pendaftaran hasil perbaikan yang dimulai sejak Minggu (21/1). Pengumuman hasil verifikasi ini, termasuk penelitian ijazah, akan diumumkan pada masa penetapan paslon peserta Pilgub Kaltim 2018 pada 12 Februari mendatang. (sab)