Ia mengaku mendengar suara seperti sesuatu yang terjatuh dari bagian belakang rumahnya. Dan ketika mengecek, ia kaget alang kepalang ketika mendapati suaminya melakukan hal nekat tersebut.
"Saya awalnya mau pergi untuk jemput anak, tapi ada suara barang terjatuh jadi saya ke belakang, tapi yang saya temukan malah suami saya sudah dalam kondisi tergantung. Memang awalnya saya lihat masih bergerak, saya langsung panggil warga untuk bantu angkat suami saya," jelas wanita itu.
Ia mengaku, bahwa suaminya dalam beberapa hari belakangan selalu mengancam bahwa ingin melakukan aksi bunuh diri. "Beberapa hari ini dia (suami) selalu ada mengancam ingin bunuh diri," akunya.
Salah seorang warga setempat yang pertama dipanggil oleh anak kandung yang bersangkutan mengaku terkejut.
"Saya juga ikut panik dan mengabarkan kepada masyarakat sekitar untuk membantu, karena kalau saya sendiri juga tidak kuat," sebutnya.
Mendapat informasi terkait penemuan mayat, Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Heri Cahyadi bersama tim dan Polsek Samrinda Kota langsung terjun ke lokasi penemuan itu. Kemudian Heri menyampaikan atas temuan itu, pihaknya melakukan langkah dengan memberi police line dan mengevakuasi jasad ke RSUD AW Syahranie.
“Langkah Unit Inafis, kita langsung memasang garis polisi dan melakukan evakuasi terhadap jasad dan langsung dilarikan ke RSUD AW Syahrani guna keperluan visum,” jelas Aipda Heri.[]
Penulis : */Claudius Vico
Editor : Rusdi