Jumat, 29/08/2025

Setelah Tujuh Tahun, Wanita Diduga Anak Freddie Mercury Sebut Film Bohemian Rhapsody Tak Sesuai Kenyataan

Jumat, 29/08/2025

Film Bohemian Rhapshody yang sudah tayang tahun 2018 namun disebut tak menggambarkan sosok sesungguhnya dari sang vokalis, Freddie Mercury. (thesun)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Setelah Tujuh Tahun, Wanita Diduga Anak Freddie Mercury Sebut Film Bohemian Rhapsody Tak Sesuai Kenyataan

Jumat, 29/08/2025

logo

Film Bohemian Rhapshody yang sudah tayang tahun 2018 namun disebut tak menggambarkan sosok sesungguhnya dari sang vokalis, Freddie Mercury. (thesun)

KORANKALTIM.COM - Legenda rock dunia Freddie Mercury tetap menjadi tokoh yang dibicarakan bahkan lebih dari tiga dekade setelah kematiannya.

Namun dalam beberapa hari terakhir, seorang yang diduga putri rahasia vokalis Queen itu muncul di depan publik untuk melontarkan kritik keras terhadap film Bohemian Rhapsody yang tayang tahun 2018 atau tujuh tahun silam.

Film biografi itu diketahui sukses meraup lebih dari 900 Juta Dollar, setara dengan Rp15 Triliun, di box office dan menganugerahi Rami Malek penghargaan Oscar untuk Aktor Terbaik atas perannya sebagai penyanyi tersebut.

Identitas wanita itu dirahasiakan, tetapi pernyataannya dilaporkan oleh jurnalis dan penulis biografi musik Lesley-Ann Jones dalam buku terbarunya, " Love, Freddie ." Menurut laporan eksklusif The Sun yang dilansir Jumat (29/8/2025) hari ini, si wanita mengaku sebagai anak dari hubungan Mercury dan kekasih seorang teman dekatnya pada tahun 1976.

Wanita itu, yang bekerja di bidang medis, mengklaim dirinya memiliki hubungan dekat dengan pentolan Queen dan dia memberinya hingga 17 buku harian pribadi yang ditulis antara tahun 1976 dan seterusnya namun dokumen itu dirahasiakan.

"Freddie pasti ngeri menonton film itu. Bulu kuduknya pasti berdiri. Film ini menampilkan versi dirinya yang jauh dari kenyataan," ujarnya kepada The Sun.

Film yang disutradarai oleh Bryan Singer dan diproduseri oleh Graham King ini merupakan fenomena dunia. Film ini mengisahkan pembentukan Queen, perjalanan mereka menuju ketenaran, kehidupan pribadi Mercury dan konser Live Aid yang ikonis pada tahun 1985. Namun putri sang vokalis percaya bahwa film tersebut memutarbalikkan kenyataan.

Dalam pernyataan yang dikutip oleh biografi dan tabloid tersebut, ia mengatakan film biografi tersebut penuh dengan kepalsuan dan mengkritik keras penampilan Rami Malek, menuduhnya tidak mencerminkan esensi sejati ayahnya. "Tidak seperti dia, Rami Malek tidak pernah tersenyum atau tampak bahagia dalam film tersebut," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap cara film tersebut menangani diagnosis AIDS Mercury, dengan mengklaim produser telah mengubah tanggal dan memutarbalikkan fakta. "Freddie pasti akan memblokir film tersebut kecuali dia memiliki kendali kreatif," tambahnya.

Pernyataan yang diduga diucapkan putri tersebut telah memicu kontroversi, terutama karena mempertanyakan ingatan sang penyanyi.

Mary Austin, rekan terdekat Mercury dan yang pernah berbagi beberapa tahun hidupnya dengannya, membantah mengetahui keberadaan seorang putri rahasia. Ia juga mengklaim tidak pernah melihat Mercury menulis buku harian yang bertentangan dengan pernyataan wanita tersebut.

"Saya sangat terpukul dengan tanggapan yang diduga Mary Austin," balas sang putri. " Selama 34 tahun, kebenaran hidup Freddie telah diputarbalikkan, dan ditulis ulang, namun dia tidak mengatakan apa pun, kecuali komentarnya tentang film Bohemian Rhapsody yang disebutnya sebagai kebebasan artistic,” ucap si wanita itu lagi.

Di sisi lain, kontroversi seputar dugaan ketidakakuratan film ini bukanlah hal baru. Pada tahun 2019, Brian May, gitaris Queen dan konsultan film tersebut, membela isinya dalam sebuah wawancara dengan Guitar World .

"Kami tidak membuat film dokumenter. Bukan tentang “ini terjadi lalu ini”. Itu adalah upaya untuk masuk ke dalam diri Freddie Mercury dan menggambarkan kehidupan batinnya: dorongannya, hasratnya ketakutan dan kelemahannya," ujar sang gitaris.

Posisi yang sama dijelaskan oleh produser Graham King, yang menjauhkan diri dari pendekatan dokumenter terhadap proyek tersebut.


Editor: Aspian Nur

Setelah Tujuh Tahun, Wanita Diduga Anak Freddie Mercury Sebut Film Bohemian Rhapsody Tak Sesuai Kenyataan

Jumat, 29/08/2025

Film Bohemian Rhapshody yang sudah tayang tahun 2018 namun disebut tak menggambarkan sosok sesungguhnya dari sang vokalis, Freddie Mercury. (thesun)

Share

Berita Terkait