Ronan yang popular dengan lagu When You Say Nothing At All, If Tomorrow Never Comes, No Matter What dan beberapa lagu terkenal lainnya, menyewa Jasmina Dimitrieva untuk merapikan rumah mereka senilai £5 juta, setara dengan Rp97,4 miliar di Loudwater, Buckinghamshire sebelum pindah ke Rickmansworth, Herts, Barat Daya Hertfordshire, Inggris.
Namun Ronan dan sang istri yang terkenal sebagai multi jutawan ternyata enggan membayar tagihan sebesar £500 atau setara dengan Rp9,7 juta sejak Desember 2021 lalu karena Storm mengaku rumah mereka tidak bersih sesuai keinginan alias masih sangat kotor.
Dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (5/2/2022) hari ini, Jasmina mengklaim dia dan timnya yang terdiri dari lima orang mendapat peringatan dari seseorang yang datang, membuat situasi yang digambarkannya "kacau dari awal hingga akhir".
Storm sebelumnya sudah mengirim pesan teks kepada Jasmina dengan nada marah karena melihat pekerjaan JMV Cleaning Services tak sesuai keinginan.
Storm juga mengirimkan gambar toilet yang tidak bersih dan kaus kakinya yang kotor setelah berjalan di lantai.
“Saya belum pernah melihat sesuatu yang begitu mengerikan setelah menyewa petugas pembersihan. Tidak mungkin aku meninggalkan tempat yang terlihat begitu kotor seperti itu,” ujar Storm yang juga perancang busana Australia.
“Saya terkejut melihat betapa buruknya rumah saya, bunga mati dan bahkan makanan lama tertinggal di rak. Tidak ada alas yang dibersihkan, bekas di dinding dan beberapa kamar mandi masih sangat kotor. Tentu saja kami tidak senang dengan ini karena ada jaring laba-laba, lantai tidak disedot dan dipel, serangga mati, rambut dan sisa makanan,” paparnya.
Storm menegaskan siap membayar tapi menunggu kabar dari Jasmina agar mau memotong pembayaran biaya pembersihan sebelum menetapkan harga.
Jasmina sendiri menegaskan semua itu bukan salah pihaknya. “Bukan salah saya. Saya harus membayar petugas kebersihan dari saku sendiri. Keating adalah orang kaya. Mereka seharusnya tidak memperlakukanku seperti ini. Jawaban Storm sangat mengerikan,” paparnya
Jasmina, wanita kelahiran Makedonia, mengklaim dia diberitahu Storm properti di rumah itu adalah rumah biasa dengan lima kamar tidur. “Tapi ketika kami masuk ke rumah ternyata rumahnya sangat besar. Ada tujuh kamar tidur, delapan kamar mandi dan tiga dapur. Seharusnya mereka membayar lebih dari harga yang sudah kami tentukan,” ungkap Jasmina.
“Storm berkata jika saya kembali dan membersihkan seluruh rumah itu dia akan membayar sesuai perjanjian,” paparnya.
Yang disesalkan wanita dari Hemel Hempstead, Herts itu adalah momen itu terjadi saat putrinya berulang tahun “Saya tidak punya uang untuk membuatnya istimewa," keluh Jasmina.
Editor: Aspian Nur