Sandiaga mengaku tahun lalu sempat datang ke beberapa UMKM milik Sapri di kawasan Cipulir, Jakarta Selatan. Mulai dari warung soto mie, laundry hingga barbershop. “Tak menyangka pertemuan kami pada waktu itu menjadi pertemuan kami yang terakhir,” tulisnya lagi.
Sandiaga Uno mengucapkan salam perpisahan kepada almarhum Sapri. “Selamat jalan, Bang Sapri. Semoga kerja kerasmu dalam meraih apa yang dicita-citakan bisa menginspirasi banyak orang di luar sana. Allahumagfirlahu Warhamhu Wa’afi’i Wafuanhu. Semoga Almarhum husnul khotimah, dilapangkan kuburnya, dihapus segala dosanya, dan diterima segala amal ibadahnya. Untuk keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin yra,” tutupnya.
Diketahui Sapri Pantun mengembuskan napas terakhir setelah sempat mendapatkan perawatan intensif di ICU karena penyakit diabetes sejak Selasa (4/5/2021) pekan lalu.
Kondisi Sapri menurun setelah kadar gula dalam tubuhnya tinggi. "Gulanya lagi tinggi, masuk ICU karena gulanya," kata manajer Sapri Bunda Neneng.
Kondisi Sapri sempat membaik namun kembali menurun lantaran selain penyakit gula, dokter menyebut pria berusia 49 tahun ini mengalami penyumbatan darah. Gula darah Sapri yang mencapai 1.143 membuat dua kakinya mengalami penyumbatan darah. Di bagian bawah hingga telapak kaki, kulitnya menghitam.
Belum usai masalah soal kaki Bang Sapri, pesinetron Jodoh Wasiat Bapak 2 itu memiliki penyakit lain yaitu ginjal dan harus cuci darah.
Bunda Neneng menyebut sang pelawak sempat menjalani operasi kemarin untuk penyakit gula darahnya. Belakangan, kondisi Sapri kembali menurun dan kritis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Ia mengembuskan napas terakhir selepas adzan magrib.
Editor: Aspian Nur