Eddie Van Halen lahir di Belanda pada 26 Januari 1955 dan dibesarkan di California. Dia mendirikan Van Halen bersama kakak laki-lakinya, Alex pada 1970-an dan dengan cepat mendapatkan basis penggemarnya.
Van Halen telah menjual album lebih dari 75 juta kopi di seluruh dunia dan memiliki banyak hit populer di tangga lagu rock papan atas AS dibandingkan artis lainnya. Salah satu hit klasik Van Halen yaitu Runnin' with the Devil.
Eddie dan Alex lahir dari pasangan Jan Van Halen, seorang pemain saksofon dari Belanda yang memiliki keturunan Swedia, dan Eugenia van Beers, seorang Eropa-Indonesia (Indo) dari Rangkasbitung. Keluarga ini beremigrasi pada 1962 ke California.
Tak banyak yang tahu kalau ternyata punggawa band Van Halen ini punya hubungan dengan Indonesia. Hubungan Eddie Van Halen dengan Indonesia bahkan diabadikan dalam Museum Multatuli di Rangkasbitung, Banten. Dalam museum ini terdapat beberapa ruangan, salah satunya adalah ruangan Rangkasbitung. Jika kita memasuki ruang Rangkasbitung, ada nama Eugenia Van Beers yang diabadikan disana. Siapakah Eugenia Van Beers?
Eugenia Van Beers ternyata adalah ibu dari Eddie Van Halen. Eugenia lahir di Lebak, Banten pada 21 September 1914. Ia merupakan putri dari pasangan Frans Van Beers dan Euginie Rygello Mafficioli der Castelletto, yang memiliki darah campuran Italia, Belanda dan Jawa.
Pasangan Frans dan Euginie saat itu memang menetap di Lebak, namun belum diketahui secara pasti, apa yang membawa mereka ke Lebak. Namun diperkirakan, Frans bekerja di perkebunan yang berada di Lebak.
Sedangkan ayah dari Eddie Van Halen bernama Jan Van Halen. Jan merupakan seorang peniup saxophone dan tergabung dalam sebuah grup musik di radio Belanda. Dia memutuskan untuk hijrah ke Indonesia, yang saat itu masih bernama Hindia Belanda, setelah perang dunia pertama.
Alkisah, karir musik Jan membawanya pergi ke berbagai tempat, hingga ke Indonesia. Saat mengunjungi Rangkasbitung, Jan bertemu dengan Eugenia Van Beers. Mereka jatuh cinta di Rangkasbitung, dan kemudian memutuskan untuk menikah di Jakarta pada 11 Agustus 1950.
Dari perkawinan ini kemudian lahirlah dua anak, yaitu Alexander Arthur Van Halen (Alex) dan Eduard Lodewijk Van Halen (Eddie). Alex dan Eddie kelak menjadi bintang rock dengan mendirikan grup music Van Halen. Alex memegang drum, sementara Eddie piawai memainkan gitar. Van Halen mencapai puncak kesuksesan pada dekade 80an hingga 90an. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di kompas.com hari Rabu 7 Oktober 2020 dengan judul Legenda Gitaris Dunia Eddie Van Hallen Meninggal Dunia.