Pada musim panas tahun 1969, Hendrix, legenda gitar Amerika Serikat yang mempopulerkan 'Purple Haze' dan 'Hey Joe', singgah sebentar di Essaouira, bekas kota benteng dan salah satu magnet wisata di Maroko yang terletak lima kilometer dari Diabat.
Tidak ada lagu atau foto yang dirilis dari perjalanan sang ikon di Diabat, tetapi mitos yang tak terhitung jumlahnya seakan menjadi cerita rakyat di sana. "Dia mengunjungi teman-temannya yang tinggal di desa. Itu terakhir kali kami melihatnya," kata Boualala yang saat diwawancarai AFP sedang mengenakan gamis tunik berwarna coklat, baju tradisional pria di Maroko.
"Mereka bilang dia sudah mati, tapi hanya Tuhan yang tahu." Seperti diwartakan cnnindonesia.com
Catatan sejarah mengungkap bahwa Hendrix wafat akibat tersedak muntahannya sendiri di sebuah hotel di London pada 18 September 1970 setelah menelan pil tidur dan minum anggur merah.
Foto-foto aksi panggung Hendrix menjadi pajangan di setiap rumah-rumah bertembok putih di Diabat. Dengan Cafe Jimi dan Hotel Hendrix, desa ini kental nuansa rock dan hippies. "Hendrix terlihat dalam kondisi yang baik" ketika dia berkunjung, kata Abdelaziz Khaba yang bersikeras dengan ingatannya.
"Dia dikelilingi oleh penjaga keamanan." Khaba menambahkan dia telah berfoto dengan Hendrix, namun "kehilangan fotonya".
Sementara perjalanan ke Maroko pada 1960-an oleh selebriti termasuk Jim Morrison, Paul McCartney dan Robert Plant didokumentasikan dengan baik, misteri berputar di sekitar masa tinggal Hendrix sendiri, yang akhirnya menimbulkan serangkaian fantasi yang memusingkan.
"Kunjungan singkatnya ... menghasilkan segunung informasi yang keliru dan fiktif," kata Caesar Glebbeek, seorang penulis biografi Hendrix, dalam sebuah artikel di situs web UniVibes.
Legenda lokal bahkan mengatakan bahwa lagu 'Castles made of Sand' karya Hendrix terinspirasi oleh reruntuhan Istana Sultan Dar di Diabat. Namun kenyataannya lagu itu dirilis pada tahun 1967, dua tahun sebelum kunjungan bintang itu ke Maroko. Meski demikian, judul lagu itu dipulas di atas plakat kayu yang dipajang dengan rasa bangga di dinding di kafe kecil di Diabat.
Kisah tentang petualangan Hendrix di Maroko ada beragam versi; dia melintasi negara dengan van, mencoba membeli sebuah pulau di lepas pantai Essaouira dan seluruh desa Diabat, sebelum bermukim di balik tembok istana pasir.
Tapi ada beberapa kebenaran yang terbukti, jika kata-kata dari sesama legenda rock bisa dipercaya. Selama kunjungan Hendrix ke Maroko ada "hal-hal yang terjadi di sana yang hingga hari ini belum terselesaikan ... ada banyak hal mistis" yang terjadi, kata vokalis Led Zeppelin, Plant, dalam podcast tahun lalu.
Penulis biografi Glebbeek telah menghibur dirinya sendiri dengan mencoba menguraikan kebenaran dari fatamorgana Hendrix di Maroko; "ya, Hendrix memang datang ke Essaouira, di mana dia tinggal di hotel bintang empat Tetapi bertentangan dengan klaim kabur dari pemandu wisata dan penggemar nostalgia, dia bahkan tidak mengunjungi Diabat," tegasnya. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Kamis 17 September 2020 dengan judul Misteri Penampakan Jimi Hendrix di Desa Kecil Maroko