Setelah itu, CEO Big Hit Entertainment, Bang Si-hyuk, menyampaikan kepastian ini dalam forum Big Hit Corporate Briefing with the Community yang diunggah ke akun resmi Big Hit Labels di YouTube pada pertengahan Agustus 2020.
Rilisan baru ini akan menjadi album ke delapan BTS. Sebelumnya, BTS telah merilis empat album berbahasa Korea dan tiga album berbahasa Jepang. Pada Februari lalu, mereka juga merilis album Map of the Soul: 7 yang terjual 4.265.617 kopi berdasarkan data Gaon.
Tak hanya itu, BTS juga mencetak sejarah baru dengan menjadi artis Korea Selatan pertama yang menduduki puncak tangga lagu Hot 100 Billboard dengan single disco-pop Dynamite. Lagu tersebut bahkan bertahan di posisi teratas tangga lagu single utama Billboard selama dua pekan berturut-turut.
"Bohong jika kami tidak berharap [memulai debut di nomor satu Hot 100]. Tapi kami tak pernah duga bertahan dua pekan. Kami cuma berpikir berpotensi berada di nomor satu pada minggu pertama jika beruntung," kata Suga dalam acara tersebut seperti dilansir Yonhap.
Hal tersebut membuat BTS bermimpi mendapat kesempatan untuk tampil solo di atas panggung Grammy Awards di Amerika Serikat. RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook sudah dua kali hadir di acara penghargaan musik tahunan ini.
Mereka tampil sebagai pembawa penghargaan pada 2019 dan kemudian tampil di atas panggung pada Januari 2020 dalam kolaborasi bersama banyak musisi termasuk Lil Nas X.
Kini, lagu Dynamite BTS turun satu peringkat pada pekan ketiganya di tangga lagu Hot 100 Billboard. Mereka kini berada di posisi dua, tepat di bawah lagu WAP Cardi B ft. Megan Thee Stallion. (*)
Editor: Aspian Nur
Berita ini sudah tayang di cnnindonesia.com hari Selasa 15 September 2020 dengan judul BTS Sebut Album Baru Bahas Masalah Global