Di London, Deckard bertemu dengan ibunya, Magdalene. Magdalene mendorong Deckard menemani sang adik, Hattie (Vanessa Kirby) yang kini menjadi agen rahasia Inggris alias MI6. Ketika sedang berusaha mendekati sang adik, Shaw mendapati bahwa adik perempuannya itu sedang dikejar oleh sepasukan tentara bersenjata.
Shaw pun dibantu oleh Hobbs. Ketika Hattie berhasil diamankan, ia mengisahkan kepada kedua pria itu tentang misinya: mengikuti jejak Brixton Lore (Idris Elba), seorang penjahat pemimpin teroris yang memiliki sederet peralatan canggih. Disebut oleh Harttie, Lore diduga sedang menyusun rencana yang amat jahat untuk umat manusia. Ketiganya pun bergabung untuk mencegah Lore bertindak lebih jauh.
Dilansir CNNIndonesia.com, memiliki jalan cerita dan sinopsis yang tak jauh berbeda, Hobbs & Shaw masih menawarkan nostalgia dan petualangan ala Fast & Furious. Terlebih, dua karakter inti film ini tergolong karakter utama dalam seri film Fast and The Furious. Pihak Universal Studio menunjuk Chris Morgan untuk menggarap naskah film lepasan tersebut. Morgan pernah menulis serial The Fast and the Furioussebelumnya, yaitu Tokyo Drift (2006).
Karakter Hobbs pertama kali muncul pada seri ke-5, Fast Five (2011) yang kemudian berkembang menjadi salah satu karakter utama. Hobbs tercatat membintangi empat dari delapan serial film tersebut. Sementara Deckard muncul pertama kali sebagai cameo Fast & Furious 6 (2013) yang kemudian berkembang menjadi salah satu karakter utama. Dalam film Furious 7 (2015) Deckard Shaw diceritakan bermusuhan dengan Luke Hobbs, kemudian keduanya berteman dalam The Fate of the Furious (2017). (*)