Senin, 02/04/2018

HET Sudah Disepakati, Keuntungan Pengecer Tidak Boleh Lebih dari Rp 2.000 Per Tabung

Senin, 02/04/2018

Kepala Disperindagkop saat memimpin rapat penentuan HET tabung gas LPG 3 Kg. (DWICAHYO/KORANKALTIM.COM)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

HET Sudah Disepakati, Keuntungan Pengecer Tidak Boleh Lebih dari Rp 2.000 Per Tabung

Senin, 02/04/2018

logo

Kepala Disperindagkop saat memimpin rapat penentuan HET tabung gas LPG 3 Kg. (DWICAHYO/KORANKALTIM.COM)

KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Sebagai upaya menjamin subsidi Tabung gas LPG 3 Kg benar-benar dinikmati masyarakat, Pemerintah kabupaten Paser menetapkan Harga Eceran Terendah (HET).

Penentuan HET tersebut dibahas saat rapat di ruang Sekda Kabupaten Paser, Senin (2/4).

Menurut kepala Disperindagkop Paser Ardiansyah menuturkan rapat hari ini merupakan lanjutan dari pembahasan rapat tanggal 21 Maret 2018 lalu.

" Rapat hari ini untuk menentukan HET tabung LPG 3 kg di Kabupaten Paser, Alhamdulillah sudah mendapatkan kesepakatan antara pemerintah dengan agen penyaluran LPG gas 3 kg, "ujar Ardiansyah.

HET yang sudah ditetapkan dan disepakati  untuk beberapa daerah atau Kecamatan yang mengalami perubahan.

" Untuk HET tertinggi di Kabupaten Paser terletak di kecamatan Tanjung Harapan perang dengan harga tertinggi Rp 27.000 dan untuk yang paling rendah ada di kecamatan Long Kali, long Ikis, kuaro dan tanah Grogot yaitu dengan harga Rp 21.000." Jelas Ardiansyah," Jelas Ardiansyah.

Selain itu Ardiansyah juga mengharapkan kepada bagian hukum untuk segera Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, agar dapat segera disahkan oleh Bupati Paser.


Editor : Desman Minang

Penulis : Dwi Cahyo

HET Sudah Disepakati, Keuntungan Pengecer Tidak Boleh Lebih dari Rp 2.000 Per Tabung

Senin, 02/04/2018

Kepala Disperindagkop saat memimpin rapat penentuan HET tabung gas LPG 3 Kg. (DWICAHYO/KORANKALTIM.COM)

Berita Terkait


HET Sudah Disepakati, Keuntungan Pengecer Tidak Boleh Lebih dari Rp 2.000 Per Tabung

Kepala Disperindagkop saat memimpin rapat penentuan HET tabung gas LPG 3 Kg. (DWICAHYO/KORANKALTIM.COM)

KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Sebagai upaya menjamin subsidi Tabung gas LPG 3 Kg benar-benar dinikmati masyarakat, Pemerintah kabupaten Paser menetapkan Harga Eceran Terendah (HET).

Penentuan HET tersebut dibahas saat rapat di ruang Sekda Kabupaten Paser, Senin (2/4).

Menurut kepala Disperindagkop Paser Ardiansyah menuturkan rapat hari ini merupakan lanjutan dari pembahasan rapat tanggal 21 Maret 2018 lalu.

" Rapat hari ini untuk menentukan HET tabung LPG 3 kg di Kabupaten Paser, Alhamdulillah sudah mendapatkan kesepakatan antara pemerintah dengan agen penyaluran LPG gas 3 kg, "ujar Ardiansyah.

HET yang sudah ditetapkan dan disepakati  untuk beberapa daerah atau Kecamatan yang mengalami perubahan.

" Untuk HET tertinggi di Kabupaten Paser terletak di kecamatan Tanjung Harapan perang dengan harga tertinggi Rp 27.000 dan untuk yang paling rendah ada di kecamatan Long Kali, long Ikis, kuaro dan tanah Grogot yaitu dengan harga Rp 21.000." Jelas Ardiansyah," Jelas Ardiansyah.

Selain itu Ardiansyah juga mengharapkan kepada bagian hukum untuk segera Menindaklanjuti hasil rapat tersebut, agar dapat segera disahkan oleh Bupati Paser.


Editor : Desman Minang

Penulis : Dwi Cahyo

 

Berita Terkait

Pj Gubernur Kaltim Pantau Banjir di Mahulu, Penyaluran Listrik, Bantuan Pangan dan Air Bersih jadi Prioritas Awal

Dukung Gerakan Literasi Desa, Paser Terima Mobil Pusling diJakarta

Warga RT 13 Kelurahan Baru, Tenggarong Berembuk Manfaatkan Dana Rp50 Juta

Setelah Balikpapan, Dinkes Kaltim Siap Vaksinasi Lima Ribu Anak di Kota Samarinda

Dinsos Kaltim Kirim 1.500 Paket ke Mahulu, Kemensos RI juga Segera Beri Bantuan

Ribuan Orang Hadiri Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad di Masjid Al Qadar Tenggarong Siang Tadi

Kecamatan Tabang Diterjang Banjir Imbas Hujan di Hulu Sungai Belayan, BPBD Kukar Turunkan Tim Pantau Potensi Banjir Kiriman dari Mahulu

Hendak Menyeberang Jalan Saat Banjir di Mahulu, Karyawan Warung PHP Sebenaq Meninggal Dunia Pagi Tadi

Aktivitas Warga di Ibu Kota Mahulu Mulai Normal Setelah Sempat Diterjang Banjir

Kerap Mencuri di Rumah Kosong, Warga Perum Handil Kopi Sambutan Diciduk Polisi

Pabrik Smelter di Sangasanga Kembali Terbakar, Tiga Orang Alami Luka-Luka

Proyek Peningkatan Sistem Drainase Perkotaan di Tanjung Redeb Habiskan Anggaran Rp23,7 Miliar

Pengembangan Lahan Kakao Berau Baru 500 Hektare, Kelompok Tani Diminta Tak Alih Fungsikan Lahan

Ketergantungan Kaltim pada Sektor Pertambangan jadi Sorotan

Petani Kakao di Berau Diminta Bermitra dengan Perusahaan

Libatkan 14 Perusahaan, Disnaker Samarinda Buka Job Fair Pekan Depan

Aplikasi Perjalanan Dinas Dikritisi Anggota DPRD Samarinda, Sebut Jalan-Jalan untuk Adopsi Tata Kota

Pilkada PPU, Hamdam-Ahmad Basir Kembalikan Formulir Pendaftaran di PDIP PPU

Copyright © 2024 - Korankaltim.com

Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.