Rabu, 12/07/2017
Rabu, 12/07/2017
POTENSIAL: Arboretum Sempaja yang dikembangkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) bisa dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata baru yang potensial.
Rabu, 12/07/2017
POTENSIAL: Arboretum Sempaja yang dikembangkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) bisa dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata baru yang potensial.
SAMARINDA – Sebagai ibukota Provinsi Kaltim, Samarinda dianggap berpeluang menjadi destinasi wisatawan dari luar daerah. Sebagai pusat kota perdagangan, tidak banyak potensi alam yang bisa dimanfaatkan untuk menjadi obyek wisata alam. Namun, saat ini sudah ada Widya Wisata yang kini dikembangkan oleh Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) dan sudah dibuka sejak 22 Mei lalu.
Di tengah lahan seluas 2,5 hektar, B2P2EHD mengembangkan destinasi wisata sambil mengenalkan sarana pendidikan untuk mengenalkan jenis-jenis tanaman yang diunggulkan dalam Arboretum Sempaja.
Arboretum adalah kebun botani yang mengoleksi tumbuhan untuk dipelihara dan diberi nama dan informasi lainnya yang berguna bagi pengunjung. Hal ini diungkapkan oleh Kabid data informasih Nina Juliaty saat dikunjungi rombongan Dinas Pariwisata Samarinda.
“Di Wisya Wisata ini kami ingin mengenalkan kepada masyarakat bahwa di tengah-tengah kota Samarinda ada beragam tanaman yang dapat kita kembangkan. Salah satunya yang kami ambil dari Arboretum Sempaja yaitu teh irai dari daun bangkirai serta pasak bumi yang bisa dibuat bolu,” urai Nina.
Ia pun menyebutkan obyek wisata ini dibuka sepanjang hari meskipun diluar hari kerja. Meskipun ini masih menjadi milik pemerintah, namun Nina menyebutkan tidak ada batasan hari.
“Karena kita sudah membuka meskipun hanya soft launching, namun kita bertanggung jawan dalam hal ini. Jadi silahkan saja bagi warga Samarinda yang ingin berkunjung masih diperkenankan sekalipun itu hari libur kerja.
Bahkan ada juga petugas kita yang bersedia untuk menjelaskan tanaman-tanaman disekitar ini fungsinya untuk apa dan juga bagaimanan cara menanamnya,” jelasnya.
Terpisah Kepala Dinas Pariwisata Muhammad Faisal mengatakan pihaknya mendukung adanya obyek wisata baru di Samarinda.
“Konsepnya sudah bagus dan ini akan menjadi obyek wisata baru di Samarinda. Tinggal kedepannya akan kami kaji lagi untuk menjadi bagian dari pengelolaan pemerintah,” singkat Faisal. (ms)
Rabu, 12/07/2017
POTENSIAL: Arboretum Sempaja yang dikembangkan Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Ekosistem Hutan Dipterokarpa (B2P2EHD) bisa dikembangkan menjadi salah satu obyek wisata baru yang potensial.
TERPOPULER