Indonesia kini berada di peringkat ke-4 klasemen dengan sembilan poin dari delapan laga. Pada laga terakhirnya, Skuad Garuda menang 1-0 atas Bahrain di GBK dan tren positif ini coba dilanjutkan saat menjamu China.
Bagi pasukan Patrick Kluivert, memenangkan laga lawan China punya arti yang penting. Tak sekadar meraih tiga angka, kemenanganjuga membuat tim Merah Putih menjaga asa untuk lolos ke Piala Dunia 2026. Apalagi jika Australia gagal menang lawan Jepang pada laga lainnya.
China juga punya misi yang sama. China dalam posisi genting karena berada di dasar klasemen Grup C dengan enam poin. Jika kalah Dragon Warriors dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026. Masalahnya, mereka selalu kalah pada tiga laga terakhir digrup ini.
Pertemuan terakhir Indonesia dan China digelar pada Oktober 2024 lalu. Ketika itu, dengan status tuan rumah, China mampu meraih poin penuh. China menang dengan skor 2-1 lewat gol yang dicetak Behram Abduweli dan Zhang Yuning. Gol balasan Indonesia dicetak Thom Haye.
Meski tampil di hadapan pendukung sendiri, skuad Garuda dibayang-bayangi catatan pertemuan yang tidak menguntungkan karena belum pernah menang melawan China dalam lebih dari tiga dekade.
Kemenangan terakhir diraih pada 20 Februari 1987 di ajang Piala Raja Thailand, ketika Indonesia mengalahkan China dengan skor 3-1. Sejak itu, dalam 10 pertemuan terakhir, Indonesia delapan kali kalah dan dua kali bermain imbang dan yang terbaru tentu saja pada Oktober 2024 lalu di Qingdao. Namun tuan rumah memiliki modal positif. Performa dalam tiga pertandingan terakhir terbilang solid dengan dua kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara China justru menelan tiga kekalahan beruntun dalam periode yang sama. Dari sisi produktivitas, Indonesia juga mencatat hasil yang lebih baik. Dalam delapan pertandingan Grup C, Indonesia mencetak delapan gol dan kebobolan 14 kali. Di sisi lain, China hanya mencetak enam gol dan sudah kebobolan 19 kali.
Pada pertandingan nanti Patrick Kluivert diyakini melakukan rotasi komposisi pemain, menyusul absennya beberapa nama utama seperti Maarten Paes, Marselino Ferdinan dan Ragnar Oratmangoen. Namun, kehadiran pemain seperti Emil Audero, Egy Maulana Vikri dan Yakob Sayuri diharapkan mampu menjaga performa tim tetap kompetitif.
Pelatih asal Belanda itu percaya bisa membawa Indonesia meraih kemenangan. Bahkan belum lama ini mantan pemain Barcelona tersebut menjanjikan kepada Ketua Umum PSSI Erick Thohir bawah akan memberi kado kemenangan atas China. “Kalau boleh saya katakan, saya sangat percaya diri,” ujar Kluivert dalam konferensi pers jelang pertandingan. “Saya mengandalkan para pemain saya untuk mengeksekusi semua yang sudah kami latih dan saya benar-benar menantikan pertandingan ini,” tegasnya.
Pertandingan malam nanti jadi laga ketiga buat Kluivert setelah ditunjuk jadi pelatih sejak 12 Januari 2025 lalu.
Mantan pelatih Timnas Curacao tersebut mengatakan bahwa rasa percaya diri ini karena ia telah melatih Jay Idzes dan kawan-kawna secara maksimal dalam persiapan ini. Menurutnya, Rizky Ridho dan kawan-kawan juga telah menunjukkan perkembangan luar biasa. “Yang paling penting bagi saya adalah para pemain bisa mengenali hal-hal yang kami tawarkan kepada mereka, apa yang akan dilakukan Tiongkok besok. Dan yang mereka lakukan selama latihan sangat bagus. Penguasaan bola, kehilangan bola, dan transisi, semuanya sangat luar biasa,” sebutnya
Kluivert berharap suporter Indonesia bisa menikmati pertandingan melawan China. “Saya harap para fans bisa menikmati pertandingan yang bagus dan saya berharap kami bisa memberikan hasil yang baik. Saya sangat percaya diri untuk pertandingan nanti,” tutupnya.
Sementara pelatih China Branko Ivankovic mengusung semangat optimisme tinggi karena laga nanti sangat menentukan nasib mereka menuju putaran keempat. “Kami tetap optimistis. Entah lawannya Indonesia atau siapa pun, kami akan berjuang untuk menang,” ujar Ivankovic.
China datang dengan kekuatan 25 pemain, namun harus kehilangan dua pemain andalan Wu Lei dan Liu Ruofan, akibat cedera. Posisi penyerang kini akan banyak bergantung pada Zhang Yuning yang diproyeksikan menjadi tumpuan utama lini depan.
Zhang menegaskan timnya telah mempersiapkan diri dengan baik selama sembilan hari di Shanghai, mengasah serangan, pertahanan, dan skema bola mati. “Kami berlatih keras, tapi saat pertandingan berlangsung, kami harus bisa fleksibel menyesuaikan diri dengan kondisi di lapangan,” sebut Zhang.
China kemungkinan akan menerapkan formasi 4-4-2 diamond dengan Zhang Yuning sebagai striker utama dan Wang Yudong bermain sebagai second striker. Pelatih juga disebut telah mencoba empat skema serangan berbeda selama latihan tertutup untuk mengantisipasi permainan cepat dan agresif dari Indonesia. “Mungkin tak banyak perubahan berani saat melawan Indonesia, tapi bukan berarti tidak ada peluang mencuri poin,” paparnya.
Perkiraan Susunan Pemain:
INDONESIA (3-4-2-1): Emil Audero; Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Thom Haye, Joe Pelupessy, Calvin Verdonk; Egy Maulana Vikri, Rafael Struick; Ole Romeny.
Pelatih: Patrick Kluivert.
CHINA (4-4-2): Wang Dalei; Yang Zexiang, Tyias Browning, Zhu Chenjie, Li Lei; Xu Haoyang, Wang Shangyuan, Cao Yongjing, Xie Wenneng; Wei Shihao, Zhang Yuning.
Pelatih: Branko Ivankovic.
Editor: Aspian Nur