Jumat, 24/01/2025
Jumat, 24/01/2025
Muhammad Dwiky Hardiansyah, menentukan kemenangan Borneo FC di laga melawan Kaya FC malam tadi. (Foto: Dok.Borneofc)
Jumat, 24/01/2025

Muhammad Dwiky Hardiansyah, menentukan kemenangan Borneo FC di laga melawan Kaya FC malam tadi. (Foto: Dok.Borneofc)
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Perjuangan luar biasa berat harus dihadapi Borneo FC saat menjamu wakil Filipina Kaya FC dalam laga keempat Grup B ASEAN Club Championship (ACC) 2024/2025 Kamis (23/1/2025) malam tadi di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali.
Diwarnai satu kartu merah dan cedera pemain setelah pergantian habis membuat Pesut Etam bermain dengan sembilan orang diatas lapangan pada menit-menit akhir yang membuat wakil Indonesia di ajang ASEAN ini harus berjuang ekstra keras mempertahankan keunggulan 2-1 yang mereka dapatkan.
Menghadapi Kaya FC, skuad asuhan Joaquin Gomez berhasil membobol gawang tim tamu menit ke-28 lewat gol yang dicetak oleh Mariano Peralta setelah memaksimalkan umpan Stefano Lilipaly.
Memasuki babak kedua, Kaya FC menyamakan kedudukan setelah umpan dari Shuto Komaki dapat dikonversikan menjadi gol oleh Jesus Meliza membuat skor imbang 1-1 pada menit 82.
Borneo FC enggan menyerah dan berhasil kembali unggul pada menit 90+1 setelah umpan Mariano Peralta di lini tengah disambut Muhammad Dwiky Hardiansyah yang dengan satu kali sentuhan berhasil mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 2-1.
Petaka terjadi menit 94 dalam tambahan waktu 8 menit yang diberikan wasit Ketika Peralta melanggar pemain lawan di garis tengah dan langsung mendapat kartu merah.
Bukan tanpa alasan pemain bernama lengkap Mariano Ezequiel Peralta Bauer itu melakukan aksinya. Sebelum melakukan pelanggaran Stefano Lilipaly terlihat cedera dan duduk di lapangan sementara pemain Kaya FC terus memainkan bola tanpa ada keinginan fair play. Karena itulah Peralta emosi dan akhirnya menekel keras lawan.
Jadilah menit 94 Borneo bermain dengan 9 pemain karena selain kartu merah Stefano Lilipaly juga keluar lapangan karena cedera namun tak bisa digantikan mengingat pergantian pemain yang dilakukan pelatih Joaquin Gomez sudah habis. Mau tak mau Borneo FC bertahan dan terus diserang hingga bubaran.
Tambahan tiga angka membuat Borneo FC mengemas enam poin dari empat laga dan mereka naik ke peringkat keempat klasemen sementara Grup B. Sedangkan Kaya FC ada di dasar klasemen alias peringkat enam tanpa raihan poin sekalipun.
Pada pertandingan selanjutnya Borneo FC dijadwalkan berjumpa Cong An Hanoi FC di Stadion Hang Day, Hanoi, 6 Februari dan dituntut mendapatkan kemenangan demi menjaga asa lolos ke babak semifinal AFF Club Championship.
Meskipun begitu, kemenangan masih belum cukup bagi Borneo FC karena mereka harus berharap saingan mereka yang memperebutkan tempat kedua seperti Buriram United dan Kuala Lumpur City FC gagal mendapatkan poin penuh.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 24/01/2025
Muhammad Dwiky Hardiansyah, menentukan kemenangan Borneo FC di laga melawan Kaya FC malam tadi. (Foto: Dok.Borneofc)
TERPOPULER