Agusriansyah Soroti PPDB di Kutim karena Banyak Siswa Tak Tertampung, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
1 menit baca0 kali dibaca

1 menit baca0 kali dibaca

Penulis: Ainur Rofiah
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Anggota Komisi IV DPRD Kaltim, Agusriansyah Kaltim, mengkritisi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang dinilainya masih menyisakan persoalan serius.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu menilai, keterbatasan daya tampung sekolah negeri menjadi kendala utama sehingga banyak siswa tidak mendapatkan kursi di sekolah yang mereka pilih.
Kondisi di SMA Negeri 1 Sangatta Utara yang menjadi sekolah favorit dan pusat pelaksanaan PPDB bisa jadi contoh, karena kapasitas sekolah tersebut dinilai jauh dari kata cukup.
“Setiap tahun jumlah pendaftar terus meningkat, sementara ruang belajar tidak bertambah. Seharusnya pemerintah menambah ruang kelas atau bahkan membangun gedung baru agar lebih banyak siswa bisa tertampung. Ini langkah teknis sederhana, tapi sangat mendesak,” tegas Agusriansyah, Sabtu (20/9/2025).
Persoalan pendidikan tidak hanya terjadi di kawasan perkotaan, tetapi juga di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Masih banyak sekolah di wilayah pelosok yang kondisinya memprihatinkan, baik dari sisi sarana maupun tenaga pengajar.
“Satu diantaranya di Kecamatan Sandaran, Kutim. Sekolah di sana masih jauh dari layak. Pemprov Kaltim bersama Pemkab Kutim dan dinas terkait tidak boleh hanya fokus pada sekolah-sekolah di kota. Pemerataan pembangunan pendidikan wajib dilakukan sampai ke tingkat kecamatan dan desa,” ucap Agus.
Pendidikan yang merata akan membuka akses dan kesempatan yang sama bagi setiap anak di Kaltim, tanpa terkecuali. “Jangan sampai ada anak yang kehilangan hak belajar hanya karena masalah kapasitas sekolah. Kalau pembangunan pendidikan dilakukan merata, anak-anak di perkotaan maupun pelosok bisa memperoleh peluang yang setara,” tutup Agusriansyah.
Editor: Aspian Nur

Copyright © 2007 - 2026 Korankaltim.com | All Rights Reserved.
6 kali dibaca
Pusat gempa berada di laut 111 km tenggara Selayar
01 Okt 2026, 21:20:00 WIB • Kedalaman 10 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG