Dalam kesempatan ini, Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah (gubernur/bupati/wali kota) untuk bersinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) guna mengendalikan situasi dan menjaga kondusivitas wilayah pascagelombang demonstrasi yang terjadi di berbagai penjuru Indonesia.
"Kepala daerah harus berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali," tegas Mendagri.
Kunci utama dalam menghadapi dinamika sosial saat ini menurut mantan Kapolri ini adalah komunikasi dan pendekatan yang humanis.
"Tugas kita bersama adalah memastikan roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak terganggu," ungkapnya.
Mendagri Tito menekankan agar para pimpinan di daerah proaktif membangun dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh adat, pimpinan organisasi masyarakat, serta perwakilan massa aksi.
"Sambangi duduk bersama para tokoh dan unsur masyarakat. Laksanakan doa kedamaian yang melibatkan lintas masyarakat dan pemerintah," pesan Mendagri.
Tidak kalah pentingnya, Mendagri Tito Karnavian meminta kepala daerah menunda semua keberangkatan ke luar negeri.
"Semua kepala daerah harus di dalam daerahnya untuk kendalikan situasi bersama Forkompimda," tegasnya.
Dia juga mengingatkan penyampaian pendapat di muka umum adalah hak konstitusional warga negara yang dilindungi undang-undang.
Namun harus berjalan dengan tertib, damai, dan tidak mengganggu hak-hak masyarakat lain serta tidak merusak fasilitas umum.
Mendagri Tito menyampaikan Presiden Prabowo menekankan stabilitas nasional adalah kunci bagi kebangkitan ekonomi bangsa
"Aktivitas ekonomi masyarakat harus tetap berjalan. Stabilitas daerah adalah kunci dari stabilitas nasional," tambahnya.
Sementara itu angka inflasi Agustus 2025 sebesar -0,08 persen (Agustus terhadap Juli), sedangkan inflasi tahun ke tahun (Agustus 2025 - Agustus 2024) sebesar 2,31 persen dan inflasi tahun kalender (Agustus 2025 terhadap Desember 2024) sebesar 1,60 persen.
Hadir Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Ujang Rachmat, Wakil Ketua DPRD Kaltim Ekti Immanuel, Kepala Seksi Perencanaan Korem 091/ASN Toni Kasiren, Kepala Bulog Kanwil Kaltimtara Musazdin Said, pimpinan perangkat daerah Pemerintah Provinsi Kaltim. (*/yans/sul/ky)