“Program Gratispol salah satunya adalah pendidikan gratis. Strategi jangka panjang untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan andal,” kata Gubernur Harum di Jakarta, Sabtu (23/5/2025).
Orang nomor satu Kaltim itu tidak ingin anak-anak Kaltim hanya menjadi penonton di rumah sendiri. Apalagi dengan kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN).
Gubernur Harum menyadari, ketergantungan Kaltim terhadap sumber daya alam (SDA) tidak bisa berlangsung selamanya. Lambat laun SDA akan menipis bahkan habis. Karena itu, transformasi ke arah pembangunan SDM menjadi keharusan.
“Masa depan Kaltim bukan lagi hanya soal SDA, tetapi bagaimana kita menyiapkan manusia yang cerdas, kreatif, dan berdaya saing,” bebernya.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Harum juga menyampaikan perumpamaan tentang pentingnya kemampuan beradaptasi dan bertransformasi.
“Dinosaurus punah bukan karena tubuhnya kurang besar atau kekurangan makanan, tetapi karena tidak mampu bertransformasi dan beradaptasi. Jangan sampai Kaltim bernasib sama seperti dinosaurus,” tegasnya.
Program Gratispol Pemprov Kaltim, kata Gubernur Harum menjadi salah satu upaya nyata dalam mendorong peningkatan kualitas SDM, sehingga diharapkan mampu menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Visi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas, sekaligus menyongsong Indonesia Emas 2045.
“Program Gratispol menjadi bukti nyata hadirnya negara dalam kehidupan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, termasuk layanan dasar masyarakat lainnya,” kata Gubernur Harum. (*/mar/sul/ky)