Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim Sigit Wibowo menilai kebijakan tersebut perlu dievaluasi agar pembangunan di daerah tidak timpang.
Penataan ulang prioritas anggaran sangat penting demi menjamin seluruh sektor strategis mendapat perhatian setara. “Kami tidak menafikan pentingnya pembangunan infrastruktur itu jelas vital tapi jangan abaikan sektor yang juga berdampak langsung pada masyarakat seperti olahraga dan media,” ujar Sigit kepada Korankaltim.com Selasa (29/7/2025).
Olahraga bukan sekadar soal kompetisi dan medali, melainkan wadah penting untuk membentuk karakter generasi muda. Sementara media memainkan peran krusial dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas pemerintahan.
“Kalau bicara prioritas, infrastruktur memang utama, tapi bukan berarti sektor lain hanya jadi pelengkap. Pembinaan olahraga dan keberdayaan media lokal juga harus dihargai,” tambah Sigit.
Banyak aspirasi dari berbagai pihak mulai masuk ke DPRD, menyuarakan kekhawatiran serupa terkait minimnya alokasi dana untuk dua sektor tersebut. Beberapa legislator lain pun dikatakan telah menyatakan pendapat senada.
“Banyak kolega di DPRD yang sudah menyampaikan keresahan mereka. Intinya kami ingin ada keseimbangan dalam setiap keputusan anggaran, agar tidak ada pihak yang merasa dikucilkan,” papar Sigit.
Diharapkannya komunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif bisa semakin solid demi penyusunan anggaran yang benar-benar merefleksikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat secara menyeluruh.
“Anggaran harus menyentuh seluruh lapisan kepentingan publik. Jangan sampai ada sektor yang merasa dilupakan,” tutup Sigit.
Editor: Aspian Nur