Menurut Wagub, SMK Utama Jabal Nur Samboja bisa menjadi contoh SMK di Kaltim. Menurut Wagub Seno, melalui dukungan dan bantuan tersebut tentu akan menjadi motivasi SMK Al Jabal Nur Samboja untuk terus semangat mencetak generasi muda yang unggul dan berkualitas.
Harapannya ke depan, SMK Utama Jabal Nur mampu mencetak SDM pertanian yang unggul di Kaltim. "Yang jelas, program yang dibangun SMK Utama Jabal Nur sejalan dengan program prioritas Pemprov Kaltim, yakni Gratispol. Artinya, Gratispol juga bisa dirasakan manfaatnya oleh SMK Utama Jabal Nur," jelas Wagub Seno.
"Untuk itu, Pemprov Kaltim mengharapkan dengan program Gratispol juga dapat meningkatkan kualitas SDM Pertanian," pesan Wagub Seno.
Hal itu Pemprov Kaltim harapkan, karena Kaltim ingin menyukseskan program Presiden Prabowo, yakni mewujudkan swasembada pangan.
Ketua Yayasan Swatantra Mandiri Nusantara Marsekal Madya TNI Purn Daryatmo mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa 50 unit komputer dan domba.
Melalui, bantuan ini diharapkan SMK Utama Jabal Nur dapat semakin maju dalam mendukung program pemerintah Indonesia, khusus ketahanan pangan. Wagub juga mengapresiasi dukungan Yayasan Swantantra Mandiri Pangan Nusantara. Bantuan yang diberikan pasti akan sangat berguna.
Hadir Dirjen Otda Dr Akmal Malik, perwakilan Negara Tiongkok Mr Zhang, Ketua Yayasan SMK Al Jabal Nur Samboja Ida Prahastuty dan manajemen Yayasan Swantantra Mandiri Pangan Nusantara. (*/jay/sul/ky)