Untuk rencana ini, Pemprov Kaltim juga akan menyiapkan Program Gratispol. Khusus anak-anak Kaltim yang ingin menjadi dokter, termasuk dokter spesialis, Pemprov Kaltim akan membantu dengan Program Gratispol. Namun syaratnya, mereka harus siap ditempatkan di daerah-daerah pedalaman Kaltim saat selesai kuliah dan resmi menjadi dokter.
Hal ini penting dilakukan agar dokter spesialis tidak hanya menumpuk di daerah perkotaan, dan tak banyak yang mau ditempatkan di daerah pelosok dan pedalaman.
“Jadi, saya mohon kepada Dinas Kesehatan Kaltim untuk bisa memikirkan bagaimana kesejahteraan para dokter spesialis di daerah pedesaan, pedalaman dan terpencil. Kesejahteraan para dokter spesialis ini harus diperhatikan," tegas Gubernur Kaltim Dr H Rudy Mas'ud (Harum), belum lama ini.
Gubernur Harum menjelaskan, dengan perjuangan dan risiko besar mengabdi di daerah pelosok dan pedalaman, maka para dokter spesialis itu berhak mendapat kesejahteraan yang sebanding.
Menurut Gubernur Harum, jika kesejahteraan para dokter spesialis itu tidak diperhatikan dengan baik, maka bisa dipastikan tidak akan banyak yang bersedia ditugaskan ke daerah terpencil itu. “Ini harus betul-betul kita pikirkan, agar kesehatan yang layak benar-benar bisa dirasakan masyarakat pedalaman. Dokter spesialis juga harus ada di pedalaman," tandasnya. (*/jay/sul/ky)