“Anggaran yang kita sediakan itu kurang lebih Rp16 miliar untuk lanjutannya, karena lumayan panjang,” ucapnya Minggu (10/7).
Tak hanya itu, pihaknya juga telah merencanakan untuk melanjutkan peningkatan drainase pada kawasan Jalan Dr Sutomo, sebab penanganan banjir daerah tersebut perlu dilakukan simultan guna mendukung pengendalian banjir. “Nantinya akan kita tingkatkan hingga ke arah Pasar Segiri,” jelasnya.
Kendati demikian upaya pengerjaan peningkatan drainase tak dapat mampu mengendalikan banjir yang ada. Maka dari itu, ia sebelumnya juga telah meminta bantuan kepada Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan IV untuk dapat menyediakan alat pompa di sekitar kolam retensi dan pintu air.
“Sudah deal, soalnya jika tidak didukung oleh alat pompa nantinya akan ada arus balik setelah air keluar ke aliran Sungai Karang Mumus (SKM),” ungkapnya.
Menurutnya peningkatan jalan pada bilangan Dr Sutomo juga perlu dilakukan sebab kondisi yang ada saat ini outlet saluran drainase di kawasan itu masih terbilang rendah, sehingga jika SKM sedang pasang maka tak heran depan Masjid Al Khair mengalami genangan.
“Karena gorong-gorong kami di situ seperti kapal selam, jadi perlu sekiranya ada peningkatan jalan supaya kita bisa naikan saluran,” tutupnya.
Penulis: */Claudius Vico
Editor: Supiansyah