Bagi Isran, saat ini usaha sudah dilakukan. Ikhtiar juga telah jalani. Selanjutnya, bagaimana bersama berkomitmen menghadapi Covid agar tak menyebar.
Artinya, saat peran semua pihak diperlukan, mulai pemerintah, pengusaha dan terlebih masyarakat untuk sadar melaksanakan protokol kesehatan.
“Makanya, dengan kesadaran masyarakat yang tinggi wabah ini bisa ditekan penyebarannya. Selanjutnya, tinggal pemerintah maupun seluruh pihak membantu memenuhi kebutuhan yang diperlukan masyarakat, misalnya sembako maupun vitamin dan obat-obatan,” jelasnya.
Isran mengajak masyarakat agar tidak menyalahkan siapa-siapa. Saat ini bagaimana bersama mencegah penularan agar tidak terjadi. Kuncinya, ikuti protokol kesehatan dengan baik.
Sementara itu Update perkembangan Covid-19 Kaltim, per 1 Agustus 2021 berdasarkan rilis Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kaltim, warga Benua Etam yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 1.716 kasus, sedangkan pasien sembuh mencapai 1.727 kasus.
“Pasien sembuh melampaui warga terkonfirmasi Covid. Selisih 11 kasus,” sebut Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Andi Muhammad Ishak Minggu (1/8/2021) kemarin.
Diawal Agustus ini total terkonfirmasi positif 119.223 kasus, sementara pasien sembuh totalnya 92.619 kasus.
Disebutkan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Prov Kaltim ini, jumlah pasien sembuh terbanyak di Kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 650 kasus, disusul Balikpapan (357) dan Samarinda (208).
Daerah lainnya, tambah mantan Sekretaris Dinas Kesehatan ini, Berau 126 kasus, Kutai Timur (120) dan Bontang (109), Paser (72), Penajam Paser Utara (56), Kutai Barat (29) dan Mahakam Ulu nol kasus sembuh. Namun demikian, Andi Muhammad Ishak mengakui pasien meninggal masih tinggi, yakni 78 kasus, total menjadi 3.423 kasus meninggal. ( HumasProv)
Editor: Aspian Nur