Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda H Sugeng Chairuddin membenarkan tujuan dirinya bersama beberapa pejabat lainnya mempelajari penerapan dari program tersebut. “Iya benar, saya juga sedang bersama Wali Kota terpilih (Andi Harun), sementara ini daerah yang bisa kita contoh ya masih Kediri,” kata Sugeng saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Rabu (10/2/2021) kemarin.
Disinggung terkait kemungkinan program tersebut dapat berjalan di Samarinda dengan kekuatan anggaran yang dimiliki, Sugeng meyakinkan program itu bisa saja diberlakukan tinggal cara mensiasatinya perlu melakukan pertimbangan. “Memungkinkan saja dilakukan dengan kekuatan anggaran yang ada, berarti kan nanti ada beberapa yang digeser,” jelasnya.
Pada pelaksanaannya nanti, masing-masing ketua RT yang hendak melakukan perbaikan infrastruktur ataupun untuk menunjang kepentingan masyarakat umum dapat mengajukan proposal. “Apa yang menjadi kebutuhan di lingkungan RT-nya, itu yang akan diintervensi oleh uang Rp100 juta itu, tapi kalau kebutuhan terlalu besar akan diselesaikan oleh dana kelurahan bahkan kecamatan hingga kota,” papar Sugeng.
Sebelum membahas jauh tentang penerapan program unggulan Andi Harun, Sugeng membeberkan Pemkot Samarinda akan lebih dulu mempersiapkan regulasi guna menunjang program tersebut.
Penulis: Claudius Vico
Editor: Aspian Nur