Dari 26 CCTV di Seluruh Samarinda, Hanya 7 yang Masih Aktif
1 menit baca2.605 kali dibaca

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Tugas pengawasan jarak jauh, terhadap pergerakan lalu lintas di Kota Samarinda dikatakan belum maksimal.
Hal ini disebabkan tak semua kamera pengawas atau Closed-Circuit Television (CCTV) berfungsi secara baik.
Kepala Seksi (Kasi) Prasarana Jalan, Bidang Prasarana, Dinas Perhubungan (Dishub) Samarinda, Rinjani Kusuma mengatakan, pihaknya memiliki total 26 CCTV, yang dipasang di sejumlah persimpangan jalan yang ada di Kota Tepian. CCTV ini terhubung langsung ke ruangan Area Traffic Control System (ATCS) di Kantor Dishub Samarinda, Jalan MT Haryono.
Ia menyebut, kehadiran CCTV sangat berguna untuk memantau aktivitas lalu-lintas khususnya di jam padat kendaraan. “Termasuk durasi kendaraan berhenti di simpangan, itu juga kami pantau lewat ATCS,” ucap Rinjani.
Namun, dari beberapa CCTV yang tersebar, ada beberapa yang mengalami kerusakan lantaran usia pakainya serta memerlukan pemeliharaan rutin.
Pihaknya jelas Rinjani, sangat menginginkan adanya perbaikan rutin setiap tahun pada CCTV tersebut, namun sayangnya, keterbatasan anggaran membuat proses perbaikan belum bisa dilakukan.
“Kami sebenarnya selalu ingin memperbaiki CCTV itu, tapi ya keterbatasan anggaran dan banyak juga permintaan masyarakat yang harus diprioritaskan, sehingga belum bisa dilakukan perbaikan” urainya.
Selain itu dia juga menjelaskan, terdapat jaringan kabel yang rusak sebagai salah satu penyebab tak berfungsinya beberapa CCTV. “Sistem kabelnya kan kami pakai yang pararel, jadi kalau ada satu yang rusak bisa hampir separuh CCTV yang ada bakal mati (tidak berfungsi),” jelasnya.
Rinjani menyebutkan sekira 7 CCTV masih aktif, tetapi dengan adanya CCTV yang aktif tersebut tak mengurangi fungsi dan tugas Dishub untuk dapat mengawasi persimpangan jalan.
Penulis : */Claudius Vico
Editor : Rusdi










