"Pentingnya kita menjaga kondusifitas, yang terbuktinya kita mendapatkan Panji Keberhasilan Kondusifitas Wilayah tiga tahun berturut-turut. Artinya itu kerja bersama, bukan hanya kerja pemerintah, bukan hanya kerja dari aparat keamanan, tetapi juga merupakan kerja dari masyarakat luas," pungkas Rinda.
Menjaga kondusifitas ini tentu penting dilakukan sejak sekarang karena Kukar sejauh ini cukup berhasil dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada setiap pelaksanaan Pemilu.
"Pastinya kita mengajak seluruh elemen masyarakat untuk optimalisasi peran-peran forum itu yang kita ingin sama-sama koordinasikan termasuk memberikan edukasi kepada masyarakat bersama KPU dan Bawaslu agar nanti masyarakat terlibat secara aktif (menjaga kondusifitas)," kata Rinda.
Dia juga menjelaskan, partisipasi yang dimaksud bukan hanya pada saat pelaksanaan pemungutan suara saja, tetapi sejak tahapan demi tahapan Pemilu dilangsungkan. "Partisipasi itu bukan hanya terwujud pada saat pemungutan suara tetapi juga terwujud pada setiap tahapan yang dilaksanakan penyelenggara pemilu. Harapannya seperti itu, sehingga nanti patuh dari pemilu itu adalah bagian dari yang sama-sama direncanakan bersama masyarakat dalam kata lain masyarakat itu terlibat di dalam proses tahapannya yang dilaksanakan oleh penyelenggara pemilu," ungkapnya.
Rinda menegaskan kondusifitas itu bukan hanya tugas aparatur negara seperti TNI dan Polri, melainkan peran peran semua pihak. Rinda berpesan agar pelaksanaan pesta demokrasi di Kukar yang selalu terjaga ini terus ditingkatkan.
Editor: Maruly Zainuddin