Kepala Kesbangpol Kukar, Rinda Desianti mengatakan untuk proses rekrutmen Paskibraka seleksinya telah dilakukan Februari. Siswa-siswi Kukar yang berhak ikut seleksi ini diwajibkan kelas 10.
“Untuk adik-adik SMP kelas 9 diharapkan mempersiapkan diri, minimal dari sisi tinggi badan dulu, yang perempuan minimal 165, laki-laki 170 sentimeter,” kata Rinda.
Rinda mengungkapkan untuk proses seleksinya menggunakan aplikasi transparansi yang dibuat oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Sehingga dipastikan proses seleksi yang dilakukan lebih terbuka.
“Sepanjang calon peserta memiliki kriteria yang kita tentukan, insya Allah akan ada banyak bibit-bibit calon pemimpin bangsa yang bisa kita rekrut,” ungkapnya.
Tahun ini saja Rinda membeberkan animo peserta yang mendaftar sangat luar biasa. Yang daftar sampai 400 orang, dari seleksi-seleksi administratif gugur 259 orang, kemudian tes kesehatan diseleksi lagi muncul angka 157 awalnya. Tapi kemudian ada yang tidak hadir mengundurkan diri.
“Jadinya 154 orang, tapi ini jauh lebih banyak dan saya suka, berarti sosialisasi kita cukup berhasil,” bebernya.
Tahun ini Tim Seleksi juga ditambah dengan UPT yang ada di kecamatan, karena anak-anak yang dikirim adalah anak-anak kelas 1 SMA sederajat atau kelas 10. Kesbangpol kerja sama dengan UPT yang ada di wilayah Kukar yang membawahi sekolah lanjutan atas.
“Luar biasa dukungan yang kita dapat, TNI Polri juga mendukung, dinkes, dispora juga sangat mendukung. Karena ada beberapa fasilitas yang kita pinjam, misalnya stadion. PPI juga banyak bantu semuanya, karena ini kan bukan kerja Kesbangpol saja, jadi kerja bersama berbagai instansi untuk bisa menghasilkan,” terangnya.
Rinda menegaskan peserta yang lolos seleksi ini adalah putra-putri terbaik Kukar. Dirinya berpesan kepada peserta yang tidak lolos dalam proses seleksi ini janganlah berputus asa. Karena jalan sukses itu kan tidak hanya pada satu jalan, ada banyak jalan yang lain untuk menjadi sukses.
“Jadi tetap semangat tetap terus belajar. Untuk provinsi tinggi badan perempuan 165-175, laki-laki 170-180. Kalau laki-laki di atas 175, perempuan di atas 165, karena target kita nasional. Nanti di provinsi seleksi lagi, kalau gugur kembali ke daerah, masuk dalam tim lagi. Yang direkrut 45 orang, empat dikirim ke provinsi, 41 di sini,” pungkas Rinda. (*/kk)
Editor: Aspian Nur