Acara peluncuran program layanan ini dihadiri Gubernur Kaltim, Isran Noor, Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, Padilah Mante Runa serta jajaran Unmul yang dipimpin Rektor Masjaya.
Pada kesempatan itu, Rektor Unmul Masjaya mengatakan, peluncuran Telemedicine Covid-19 ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang saat ini sedang menghadapi pandemi Covid-19.
Dengan layanan ini maka pihak Unmul jelasnya akan membantu masyarakat yang terpapar Covid-19 dan harus melakukan isolasi mandiri (isoman) bisa konsultasi secara online dengan para tenaga ahli kesehatan yang disiapkan Unmul.
Caranya mudah, tinggal membuka aplikasi lewat handphone dan mengetik kata kuncinya yakni bantucovid19.unmul.ac.id. Warga yang ingin konsultasi tinggal mengisi daftar pertanyaan sesuai petunjuk di aplikasi, dan petugas akan langsung merespons pertanyaan warga selama 24 jam.
“Kami siapkan ada 6 dokter ahli, seperti ahli penyakit dalam, paru, dokter anak hingga dokter kandungan. Jadi masyarakat isoman bisa konsultasi langsung dengan dokter dan dokter akan memantau perkembangannya selama 14 hari masa isoman itu,” tutur Masjaya.
Menariknya, masyarakat yang sedang isoman dan ingin konsultasi online dengan dokter tidak dikenakan biaya alias gratis, termasuk obat-obatan. “Masyarakat yang sedang isoman tidak perlu ke luar rumah, karena nanti obatnya kami yang kirim melalui ojek online,” tambahnya.
Program layanan ini sendiri jelasnya sudah ada sejak tahun lalu dan sudah banyak warga yang melakukan konsultasi, hanya saja baru diluncurkan secara resmi saat ini dan fokus pada konsultasi penyakit ringan hingga sedang termasuk bagi yang menjalani isoman.
Bahkan, program ini juga jelasnya mendapatkan dukungan dari Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kaltim, Dr. dr. Nataniel Tandirogang, M.Si yang juga Ketua Satgas Covid-19 Unmul.
“Program aplikasi ini juga bentuk dukungan kita kepada pemerintah provinsi dalam penanganan Covid-19. Sekarang rumah sakit penuh, dan banyak masyarakat yang harus isoman, dan mereka yang isoman inilah yang ingin kami sentuh dan layani,” bebernya.
Sementara itu, Gubernur Kaltim Isran Noor mengaku mendukung penuh upaya Unmul terlibat dalam penanganan Covid-19. Bahkan, Pemprov lewat Dinas Kesehatan jelasnya siap memberikan bantuan obat-obatan jika ada masyarakat yang membutuhkan atas rekomendasi Unmul.
“Masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan ringan atau sedang tidak perlu ke rumah sakit, cukup konsultasi online lewat aplikasi milik Unmul, gratis,” ucapnya seraya mengimbau masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). (uly)