Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara tahunan ini. Ia menilai kegiatan TTG merupakan momentum strategis dalam mendorong lahirnya teknologi-teknologi inovatif yang aplikatif.
“Kami berharap teknologi ini tidak hanya berhenti di laboratorium atau tempat pengembangan, tapi benar-benar dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, selama 11 tahun penyelenggaraan TTG, sejumlah inovasi telah dipasarkan, bahkan beberapa di antaranya sudah diekspor ke luar negeri.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, lanjutnya, akan terus memberikan ruang bagi para inovator untuk mengembangkan gagasan menjadi produk nyata yang berdampak sosial dan ekonomi.
“Setiap tahun kita gelar acara ini agar para pemilik ide dan inovasi mendapat ruang untuk berkreasi dan teknologi yang mereka ciptakan bisa berguna bagi masyarakat,”tuturnya.
Seno Aji juga menyebutkan bahwa meski saat ini sebagian besar inovasi yang ditampilkan masih sebatas konsep, pihaknya akan memberikan perhatian khusus kepada para pemenang agar produk mereka bisa dikenalkan secara luas.
“Kami ingin masyarakat bisa menggunakan hasil inovasi ini, misalnya untuk pengolahan sampah, pertanian, atau energi alternatif di rumah tangga,” katanya.
Ia berharap gelar TTG dapat menjadi ruang kolaborasi antara inovator, pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat umum untuk saling bertukar ide dan memperluas jaringan.
“Mari jadikan Gelar Teknologi Tepat Guna ke-11 ini sebagai titik tolak lahirnya inovasi-inovasi unggulan yang bukan hanya membanggakan daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur,” pungkasnya.
Editor: Erwin