Tito mendengarkan penjelasan dari para petugas proyek di lapangan khususnya terkait pembangunan Istana Negara dan rencana lokasi upacara Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2024 mendatang.
"Alhamdulillah, mudah-mudahan semua berjalan lancar dan sukses," kata Tito.
Petugas setempat menjelaskan untuk pekerjaan gedung istana dan lapangan upacara dikerjakan dengan durasi 632 hari dan ditarget rampung akhir Juli 2024 dengan total nilai proyek dua kegiatan itu adalah Rp1,3 Trliun.
"Progres update sampai hari ini realisasi 55,16 persen dari rencana 51,43 persen Jadi ada deviasi 3,74 persen," ungkap petugas proyek itu.
Dengan progres yang positif itu, Mendagri Tito Karnavian sangat optimis upacara HUT RI 17 Agustus mendatang bisa digelar sesuai rencana dan akan dihadiri langsung oleh Presiden Joko Widodo. Ini sekaligus akan menjadi catatan sejarah baru bagi bangsa Indonesia, di mana upacara peringatan HUT Kemerdekaan digelar di IKN.
Sementara Akmal Malik menegaskan pemerintah dan masyarakat Benua Etam akan terus memberi dukungan maksimal untuk sukses pembangunan IKN.
Akmal menyebut dua contoh kontribusi Kaltim untuk IKN yaitu membantu penyelesaian pembebasan lahan untuk Bandara VVIP IKN dan jalan tol dari Km 13 Balikpapan menuju IKN.
"Tapi saya tadi juga minta arahan Pak Mendagri agar kita bisa memberi kontribusi lebih besar, sebab tantangan ke depan pasti juga semakin besar," ucap Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri yang sepanjang kunjungan tadi didaulat berada dalam mobil yang sama dengan Mendagri Tito Karnavian, RI 21.
Hadir mendampingi kunjungan itu, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto. Tampak juga Pj Bupati PPU Makmur Marbun. (*)