Dalam mempersiapkan ini diharapkan terdapat keterlibatan dari pemerintah provinsi dan pusat, sebab kemampuan SDM di PPU setempat masih sangat rendah dan butuh perhatian seluruh pihak.
“Makanya peningkatan SDM ini harus segera dilakukan untuk menyambut pemindahan IKN dan harus butuh support provinsi maupun pusat,” ungkapnya, Senin (12/4) kemarin.
Pemberian pengetahuan atau skill kepada masyarakat PPU harus menjadi atensi bersama semua pihak agar masyarakat kedepannya tidak tertinggal atau menjadi penonton di daerah sendiri.
“Karena ketika ribuan atau jutaan orang hadir, tentu mereka sudah punya kemampuan SDM dan finansial. Kalau tidak dipersiapkan, masyarakat khususnya di Sepaku akan ketinggalan, kalah bersaing,” akunya.
Wakil Rakyat Dapil Kecamatan Sepaku ini mengakui bidang infrastruktur, pendidikan dan kesehatan juga harus menjadi perhatian Pemprov Kaltim dan pemerintah pusat, tak hanya Pemkab PPU saja.
Untuk layanan kesehatan masyarakat di Kecamatan Sepaku juga masih belum maksimal karena tidak didukung peralatan medis atau tenaga medis yang memadai.
“Jadi apabila masyarakat memerlukan pelayanan kesehatan lanjutan harus ke rumah sakit Penajam atau Balikpapan, sementara jarak tempuhnya luar biasa, belum kondisi jalan,” bebernya.
Oleh karenanya peningkatan SDM, kesehatan, pendidikan dan lainnya dianggap harus di realisasi oleh pemerintah tingkat daerah hingga pusat.
Penulis : */Erwin
Editor : Bambang Irawan