Peristiwa ini mengganggu arus kendaraan di rute utama yang menghubungkan Kota Samarinda dan Balikpapan.
Kapolsek Loa Janan, AKP Abdillah Dalimunthe, menjelaskan bahwa telah mengerahkan personel untuk berjaga di area terdampak, guna melakukan pengawasan dan pengaturan kendaraan di titik jalan yang menyempit akibat longsor.
“Pengaturan arus lalu lintas kami lakukan secara bergantian dengan sistem buka tutup, terjadi antrean di kedua arah, karena ini jalur utama ingin ke Balikpapan-Samarinda kendaraan masih bisa melintas tetapi harus berhati-hati,” ungkapnya, Sabtu ( 24/5/2025).
Di lokasi tersebut sedang berlangsung pekerjaan pelebaran jalan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Provinsi Kalimantan Timur.
Pekerjaan clearing dilakukan di sisi kiri jalan dari arah Balikpapan. Selain itu, tengah dilakukan penggalian untuk pemasangan pipa saluran air yang bertujuan mengurangi pergerakan tanah yang menyebabkan jalan menurun.
Hal ini sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi longsor susulan yang bisa membahayakan pengguna jalan.
Meski demikian, dengan kehadiran petugas yang sigap mengatur arus kendaraan, situasi lalu lintas masih bisa dikendalikan.
Kapolsek Loa Janan menambahkan bahwa pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan instansi teknis terkait guna percepatan penanganan.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tertib dan berhati-hati saat melintasi titik ini, tidak usah kebut-kebutan, semua diberikan akses jalan secara bergantian. Keselamatan pengguna jalan merupakan prioritas utama,” pungkasnya.
Editor: Erwin