Pasca mendapat informasi tersebut, unit mobil tangki serta unit posko terdekat, dengan dibantu satuan relawan Kota Tepian langsung menuju ke lokasi kejadian. Dan setibanya di TKP, ternyata gudang yang terbakar tersebut berisi bahan-bahan kimia dan bahan bakar minyak (BBM).
"Iya infonya ada bahan kimia dan bahan jenis bbm, sehingga pemadaman kami menggunakan diterjen," tuturnya.
Untuk dugaan penyebab kebakaran sendiri, saat ini pihaknya tak mengetahui pasti dan masih meminta keterangan warga sekitar.
"Kami juga belum tahu ya, yang jelas ini sudah ditangani oleh pihak kepolisian," ujarnya.
Ditanya soal kendala yang dihadapi petugas saat memadamkan api, Heri menyebutkan tak adanya sumber air, dan untuk mengisi ulang tangki perlu jarak cukup jauh.
"Sumber air minim, selain itu karena gudang bahan kimia yang terbakar, air terus menyala dan sempat membuat kami juga kewalahan ya, tetapi alhamdulillah, bisa ditangani," pungkasnya.
Pasca kejadian tersebut, Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda pun melakukan pemasangan garis polisi, di sekitar area gudang yang terbakar.
Penulis: Nancy
Editor: Maruly Zainuddin