Wagub Seno Aji mengungkapkan jumlah guru penerima insentif melalui Program Jospol mencapai 1.715 orang di Kabupaten Paser, dengan total nilai sekitar Rp2,41 miliar,
“Jumlah angka ini bukan hanya sekadar nominal, tetapi sebuah bukti nyata bahwa pemerintah hadir untuk memberikan penghargaan dan dukungan kepada para pendidik yang selama ini menjadi ujung tombak mencerdaskan generasi emas Kaltim,” ungkap Wagub Seno Aji.
Insentif yang diberikan, ujar Seno Aji, diharapkan mampu memotivasi para guru agar semakin semangat mendidik anak-anak yang akan menjadi generasi penerus. Karena guru adalah kunci dalam melahirkan generasi emas Kaltim.
Meskipun, lanjut Wagub, disadari insentif ini tidak sebanding dengan jasa para guru.
“Namun inilah wujud apresiasi pemerintah. Kami ingin memastikan bahwa perjuangan guru tidak pernah diabaikan," kata Wagub Seno Aji.
Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi bukti bahwa Pemprov Kaltim hadir di tengah masyarakat, bukan hanya di atas kertas kebijakan. Wagub ingin memastikan setiap guru benar-benar mendapatkan haknya, dan suara mereka didengar sebagai mitra utama dalam memajukan pendidikan.
“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Tanpa guru kami tidak bisa berdiri di sini,” imbuhnya.
Pada kesempatan ini juga diserahkan bantuan peralatan dan logistik penanggulangan bencana, serta bantuan cadangan pangan berupa beras sebanyak 15.620 kg dari Pemprov Kaltim kepada Pemkab Paser.
Wagub Seno Aji bersama Wakil Bupati Paser Ikhwan Antasari juga berkesempatan meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan SMP Negeri 2 Tanah Grogot. (*/her/sul/ky)