“Kami meminta dukungan untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai penyambung antar desa serta jalan menuju obyek wisata termasuk jalan lingkungan dan jalan produksi usaha pertanian,” ucap Syarifah.
Selain mencari dukungan untuk pembangunan, kunjungan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan diri atas kehadiran Ibu Kota Nusantara (IKN) karena kehadiran IKN harus memberikan dampak positif bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) lewat sektor pariwisata dan pertanian. “Supaya dapat memberikan manfaat baik pada ekonomi masyarakat,” imbuhnya.
Paser sebagai daerah penyangga IKN sedang gencar melakukan pembangunan di berbagai sector dan tentu saja hal itu harus didukung dengan anggaran yang tak sedikit.
“Dibutuhkan dana yang sangat besar dan tidak bisa terakomodir semua dengan anggaran APBD. Perlu Bankeu (Bantuan Keuangan) dari Provinsi Kaltim, tentu ini harapan kami dari kunjungan kali ini,” papar Syarifah.
Dalam kunjungan itu Syarifah didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Amirudin Ahmad, serta Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Soraya dan diterima Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud.
Hasanuddin sendiri mengapresiasi kunjungan itu.
“Upaya jemput bola seperti ini yang kami tunggu. Melalui usulan yang diajukan Pemkab Paser ini tentunya menunjukkan keseriusan dan semangat daerah dalam memperjuangkan dukungan anggaran. Sehingga nantinya Bankeu dari provinsi yang bisa diterima Paser bisa lebih besar,” kata Hamas, sapaan akrab Hasanuddin Mas’ud.
Editor: Aspian Nur