Bupati Paser Fahmi Fadli yang diwakili Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf saat membacakan sambutan Menteri Tenaga Kerja mengatakan penerapan budaya K3 penting bagi setiap perusahaan karena menjadi bagian dari upaya pembangunan ekosistem ketenagakerjaan yang unggul.
“Sering kali kedisplinan K3 luput dalam benak kita, padahal nikmat selamat dan sehat melalui penerapan budaya K3 yang baik, dapat menghindarkan pekerja dari risiko kecelakaan atau penyakit akibat kerja, sehingga dapat terwujudnya pekerjaan layak,” ucap Masitah.
Jika penerapan K3 dilaksanakan secara tertib dan disiplin, tentu berbagai permasalahan pekerjaan di Paser dapat di minimalisir. Hal tersebut juga sesuai dengan Visi Pemerintah Kabupaten Paser yakni, Paser MAS (Maju, Adil dan Sejahtera).
“Kalau tidak memperhatikan K3 apabila terdapat kecelakaan otomatis produksi akan setop sehingga nantinya ini akan berimbas dengan pendapatan, hal ini juga akan berpengaruh pada perekonomian daerah,” jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Paser memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan. Terdapat beberapa kategori yang diberikan. Yakni Pencegahan Penanggulangan Covid19, dan zero accident atau Kecelakaan Kerja, dan Pencegahan dan Penanganan HIV AIDS.
“Penghargaan yang diberikan tentunya menjadi penyemangat untuk tetap menerapkan K3 dalam pelaksanaan aktivitas pekerjaan,” harapnya.
Editor: Koran Kaltim