Untuk pembangunan pasar penampungan di Desa Senaken, ia optimis dapat selesai tepat waktu. Sebab saat ini bangunan gedung secara fisik sudah terlihat. Meski demikian, Bupati mengakui bahwa jumlah lapak yang saat ini terbangun baru mencapai 104.
Sedangkan database pedagang mencapai 300 lebih. Untuk itu, ia menyampaikan bahwa untuk pengembangan lebih lanjut, Pemkab Paser akan melihat kembali kebutuhan lapak untuk para pedagang.
“Nanti akan dilakukan pendataan kembali. Jika sudah diketahui jumlah pedagangnya, kami akan kembali usulkan pembangunan lapak pedagang di pasar ini,” jelasnya.
Ia juga mengantisipasi pedagang yang menjadikan lapak jualan juga sebagai tempat tinggal. Namun terkait hal itu, ia menyerahkan sepenuhnya kepada Disperindagkop Kabupaten Paser, dengan mempertimbangkan konsep pengelolaan pasar penampungan ke depan.
“Perlu dilihat dulu konsep pasarnya seperti apa, apakah pasar ini konsepnya 24 jam ataukah seperti apa? Makanya ini nanti akan ditangani oleh Disperindagkop,” terangnya.
Sementara untuk Taman Tepian Kandilo, ia tidak bisa memastikan apakah dapat selesai tepat waktu, ataukah perlu melakukan penambahan waktu. Namun ia tetap meminta agar para pekerja dapat melakukan upaya maksimal, sehingga pekerjaan dapat selesai tepat waktu.
“Kami harap pekerja bisa lebih maksimal lagi, supaya pengembangan Taman Tepian Kandilo ini bisa selesai tepat waktu. Kalau perlu ditambah saja pekerjanya,” ujarnya.
Bupati menilai Taman Tepian Kandilo merupakan salah satu tempat wisata di Tanah Grogot dan juga menjadi ikon Tanah Grogot. Karenanya, ia berharap agar taman ini nanti bisa memberikan manfaat besar bagi warga setempat.
Sementara itu, pihak pekerja pengembangan Taman Tepian Kandilo CV Redha, Heru Dirgantara mengatakan bahwa konsep pengembangan Taman Tepian Kandilo tersebut yakni Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Namun terdapat perbedaan dengan RTH yang lalu. Jika kondisi taman yang lalu lebih pada konsep permainan anak-anak, untuk saat ini wahana permainan anak-anak tidak lagi ada di Taman Tepian Kandilo.
Berkaitan dengan waktu pengerjaan, ia mengaku sudah berkoordinasi dengan Pemkab Paser. Pihaknya akan mempertimbangkan kembali penyampaian saran oleh Pemkab Paser. “Tadi kami sudah disampaikan untuk menambah pekerja di sini, supaya bisa lebih cepat selesai. Ini akan kami pertimbangkan,” pungkasnya. (*/KK)