Fahmi Fadli bertemu General Manager (GM) UID Wilayah Kaltimra Joice Lanny Wantania dan menyampaikan kehadirannya untuk meningkatkan pelayanan listrik di Paser.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN karena telah membantu Pemerintah Kabupaten Paser membangun jaringan listrik di tujuh desa pada 2021, kehadiran kami sebagai upaya agar pelayanan listrik PLN di Paser semakin meningkat,” ucap Fahmi.
Upaya yang telah dilaksanakan PLN di Paser sangat membanggakan dan membahagiakan, khususnya masyarakat Paser karena di wilayah pedesaan bisa merasakan pelayanan listrik PLN.
“Kami bersyukur dan terima kasih karena masyarakat Paser hampir keseluruhan bisa merasakan pelayanan listrik, apa lagi di akhir lalu PLN juga telah membangunkan jaringan listrik di Desa Muara Andeh,” terangnya.
Namun masih ada lima desa dan satu dusun di Paser yang belum dialiri listrik. Yakni, Desa Kladen, Random, Senipah, Luan, Tanjung Aru dan Dusun Lawas Desa Riwang. Diharapkan tahun 2023 masyarakat di desa dan dusun tersebut bisa merasakan pelayanan listrik PLN.
“Masih ada beberapa desa dan juga dusun yang masyarakatnya belum merasakan pelayanan listrik PLN. Semoga ke lima desa dan satu dusun tersebut dapat terealisasi di 2023,” papar Fahmi.
Dari 10 kecamatan di Paser, hanya Kecamatan Tanjung Harapan yang belum teraliri listrik PLN, sampai saat ini masyarakat di kecamatan tersebut masih mengandalkan mesin genset dalam waktu 14 jam.
Hal tersebut dikarenakan masih sulitnya akses jalan menuju Kecanatan Tanjung Harapan. Oleh karena itu, khusus Tahun Anggaran 2023 Pemkab Paser berkomitmen untuk membantu PLN menambah jaringan listrik pedesaan dengan memperbaiki infrastruktur jalan dan jembatan sehingga PLN dapat lebih mudah mengangkut seluruh material.
“Kami terus berupaya untuk melakukan pembenahan dan pembangunan terhadap infrastruktur jalan dan jembatan, sehingga perekonomian masyarakat juga bisa meningkat dan pembangunan jaringan listrik bisa terlaksana,” terangnya.
Sementara itu, GM UID Kaltimra Joice Lanny Wantania mengatakan, ada delapan desa di tahun 2023 akan dibangun jaringan listrik. Kemudian direncanakan akan ada tiga desa di Paser yang rencananya akan menyala pada Desember 2022.
“Semoga semua bisa terlaksana dengan lancar, tiga desa yang rencananya akan teraliri listrik di tahun 2023, yakni Desa Muara Andeh, Riwang dan Rantau Atas,” ucap Joice Lanny Wantania.
Selanjutnya, Joice Lanny Wantania mengatakan bahwa lima desa dan satu dusun yang belum teraliri listrik seperti yang disampaikan Bupati Paser. Ia mengatakan bahwa desa tersebut sudah masuk dalam perencanaan PLN sejak di 2022 dan akan berlanjut di tahun 2023.
“Yang terpenting di mana ada akses jalan maka tidak ada alasan untuk PLN tidak membangun jaringan listrik,” tegasnya. (*/kk)