“Kami datang ke Kota Raja ini berkaitan dengan BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan) khususnya Program PTSLT (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap). Di Kutai Kartanegara itu program PTSL sudah 0 rupiah sementara kami masih belum, karena itu kami berkunjung untuk belajar dan bisa menerapkan hal serupa seperti yang sudah diterapkan Bapenda Kutai Kartanegara,” kata Sekretaris Bapenda Tana Paser Wagimin.
Wagimin bersama rombongan pada kunjungan tersebut diterima Kepala Bapenda Bahari Joko Susilo serta Sekretaris Jafar dan pejabat structural di Ruang Pertemua Lantai III Kantor Bapenda Kukar.
Wagimin berterima kasih karena Bapenda Kutai Kartanegara menyambut dengan baik dan bukan hanya membahas PTSL saja tetapi juga berkaitan dengan pajak daerah. “Patut kami acungi jempol Bapenda Kutai Kartanegara dalam pengelolaan berkaitan pajak daerah,” sebut Wagimin.
Sementara Bapenda Kutai Kartanegara menyebut apa yang disampaikan ke Bapenda Tana Paser merupakan pekerjaan sehar-hari dan kunjungan ini juga sudah sering terlaksana terutama dari Bapenda kabupaten kota lainnya di Kalimantan Timur. “Setiap ada kunjungan pasti kami terima dengan baik,” kata Bahari Joko Susilo.
Ketika dilakukan sharing informasi, tidak menutup kemungkinan justru menjadi rujukan bagi Bapenda Kukar untuk kemudian memperbaiki kebijakan-kebijakan yang ada di kabupaten Kutai Kartanegara terkait pengelolaan pajak daerah dalam upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sama juga nanti suatu saat kami juga mengadakan kunjungan dalam hal ini ketika didiskusikan berbagai macam masalah apa yang menjadi masalah di kami mungkin ternyata di kabupaten kota lain sudah bisa diselesaikan, begitu pula sebaliknya mungkin ada yang di kabupaten kota lain yang menjadi masalah ternyata di kami sudah bisa menyelesaikan. Saling bertukar informasi, insya Allah nanti ini bisa menjadi perbaikan untuk kebijakan-kebijakan kami di masa mendatang,” pungkas BJS. (*/kk)