Usai kegiatan, Bupati Paser Fahmi Fadli mengatakan, sesuai dengan arahan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-PERA) Kaltim diakuinya saat ini kita masih kekurangan tenaga terampil.
“Sehingga melalui forum ini nanti, tenaga ahli dan tenaga terampil yang ada di Kabupaten Paser yang punya potensi bisa ditingkatkan melalui sertifikasi dalam forum ini,” ujarnya.
Lanjut dia terangkan, dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Paser saat ini juga sudah memiliki bidang sendiri yakni jasa konstruksi dan pasti sudah mendata semua potensi atau tenaga ahli terkait dengan jasa konstruksi tersebut.
Sementara itu ditanya mengenai apakah jasa konstruksi di Kabupaten Paser saat ini sudah mencukupi, dia terangkan untuk menengah ke atas itu belum ada. Oleh karena itu, melalui forum ini diharapkan potensi-potensi di daerah yang ada diupayakan agar ditingkatkan kelasnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (DPUPR-PERA) Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda mengatakan, tujuan dan sasaran kegiatan dari kegiatan ini adalah sebagai sarana komunikasi dan konsultasi. Antara masyarakat jasa konstruksi dan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Mudah-mudahan melalui pertemuan ini nanti hasilnya bisa dapat membawa solusi bagi kami yang di daerah bagaimana caranya agar bisa berkecimpung dalam pembangunan IKN,” pungkasnya. (*/kk)